Senin, 07 Agu 2017 - 17:41:00 WIB - Viewer : 805

7 Dokumen Hotel Ibis Tak Lengkap

Rep : AT. Putra/ed:Feri

Ampera.co
Project Manager Indo Citra Mandiri (Kontraktor) pembangunan Hotel Ibis anak perusahaan PT Thamrin Group, Hans Saiful

AMPERA.CO, Palembang - Menindaklanjuti sidak beberapa hari lalu, Komisi IV DPRD Palembang panggil pihak Hotel Ibis dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palembang, untuk melihat 7 dokumen atau izin terkait tenaga kerja.

Tapi sayang, rapat tertutup yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 16.15 WIB itu, pihak Hotel Ibis tetap tidak mampu memperlihatkan 7 dokumen yang di pertanyakan Komisi IV.

"Sampai hari ini, Hotel Ibis atau Indo Citra Mandiri (Kontraktor) tidak pernah melapor ke Disnaker Palembang terkait izin tenaga kerja. Parahnya lagi, saat kami tanya 7 dokumen terkait tenaga kerja. Pihak Hotel Ibis juga tak mampu menunjukkan,"kata, Ketua Komisi IV, Syahril Edy didampingi anggota Komisi IV lainnya, Nazili dan Ali Subri, usai melakukan rapat tertutup di ruang rapat Komisi IV, Senin (7/8).

Dijelaskannya, 7 dokumen yang dipertanyakan diantaranya terkait izin operator, outsoursing, kontrak kerja pekerja dan lainnya. Kalau pihak Hotel Ibis tidak mampu menunjukkan izin yang diminta. Maka dipastikan apa yang dilakukan Hotel Ibis ilegal.

"Mereka kami beri waktu sampai Jumat (11/8) untuk melengkapi 7 dokumen yang kami minta. Apabila, tidak dilengkapi juga. Maka, kami akan merekomendasikan kepada Pemkot Palembang dalam hal ini Disnaker Palembang untuk memberikan sangsi sesuai Peraturan Undang-undang yang berlaku,"tegasnya.

Hal serupa diungkapkan anggota Komisi IV Nazili, menurutnya, pihaknya sangat menyangkan kepada pihak Hotel Ibis, karena belum bisa melengkapi izin yang diminta. Tapi, walaupun demikian pihaknya memberikan waktu sampai Jumat (11/8) untuk melengkapi semua dokumen yang diminta.

"Kami masih beri kesempatan pada mereka untuk lengkapi dokumen. Kami akan dalami semua dokumennya kalau sudah lengkap,"ujarnya.

Kabid Hubungan Industrial Disnaker Kota Palembang, Fahmi Fadillah mengatakan, bagi kontraktor yang menggunakan alat berat harus memiliki izin, baik operatornya maupun alat beratnya.

Adapun tenaga kerjanya juga harus dijamin kesejahteraan serta keselamatannya. Jadi itu yang akan dilihat apa sudah memenuhi srandar berdasarkan aturan yang berlaku atau belum

"Kita pertanyakan semua dokumen itu walau pun kami kecewa karena belum bisa menunjukkan,"katanya.

Sementara itu, Project Manager Indo Citra Mandiri (Kontraktor) pembangunan Hotel Ibis anak perusahaan PT Thamrin Group, Hans Saiful mengatakan, sebenarnya sebagian izin terkait tenaga kerja sudah ada. Tapi, memang belum lengkap. 

"Sesegera mungkin akan kami susulkan semua dokumen yang diminta DPRD Palembang. Ya memang belum siap hari ini izinnya,"katanya

    TAGS   :

Komentar Berita