Sabtu, 23 Nov 2024 - 08:15:00 WIB - Viewer : 4096
Debat Publik Terakhir, Yudha-Bahar Tegaskan Palembang Rusak Sekaset
IST
AMPERA.CO, Palembang – Debat publik ketiga calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang di Hotel Novotel Palembang, Rabu (20/11) malam, menjadi ajang kritis bagi pasangan Yudha Pratomo Mahyuddin, ST, M.Sc, Ph.D dan Baharudin, ST, MM (Yudha-Bahar) untuk mengutarakan kondisi terkini Kota Palembang. Dengan penuh keyakinan, Yudha menegaskan, “Palembang ini sudah rusak sekaset.”
Palembang Seperti Perahu Tanpa Haluan
Baharudin, sebagai Calon Wakil Walikota Palembang, mengibaratkan Palembang seperti "perahu besar yang terlalu lama terombang-ambing di tengah arus tanpa haluan." Menurutnya, sudah saatnya ada yang mengambil kendali, memperbaiki arah, dan membawa kota ini menuju perubahan.
Kritik Pedas untuk Pemerintahan Saat Ini
Yudha melontarkan kritik tajam terhadap kondisi Palembang saat ini:
- Jalanan cepat rusak.
- Banjir yang tak kunjung terselesaikan.
- Kemacetan semakin parah.
- Sampah berserakan tanpa penanganan yang layak.
- Transportasi publik terbengkalai.
- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terus merugi.
- Pungli merajalela dan premanisme tidak terkendali.
- Angka pengangguran meningkat.
- Jabatan ASN diperjualbelikan, dan pengusaha dimintai fee proyek.
- UMKM diinjak-injak, serta pajak yang semena-mena dan tidak adil.
"Semua ini menunjukkan bahwa Palembang benar-benar rusak sekaset. Untuk itu, kota ini membutuhkan pemimpin baru yang berintegritas dan kompeten," tegas Yudha.
Komitmen untuk Palembang yang Bersih dan Berintegritas
Pasangan Yudha-Bahar mengklaim diri mereka sebagai orang baru yang belum terkontaminasi birokrasi pemerintahan. Mereka berjanji untuk memimpin Palembang dengan prinsip kejujuran dan integritas.
“Kami adalah kertas putih yang siap Bapak-Ibu tuliskan mimpi-mimpi untuk Palembang. Kami ingin Palembang menjadi kota yang aman, nyaman, dan modern, dengan pemerintahan yang bersih serta memberi kemudahan dalam berbisnis. Palembang harus menjadi kota yang inklusif bagi semua: multi-etnis, perempuan, disabilitas, generasi Z, dan milenial,” ujar Yudha.
Program Unggulan: Dana Rp50-100 Juta per RT
Sebagai bentuk komitmen untuk memperbaiki kesejahteraan warga, Yudha-Bahar menawarkan program dana Rp50-100 juta per RT per tahun. Dana ini akan digunakan untuk pembangunan ekonomi dan infrastruktur di tingkat akar rumput, yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, generasi Z, dan milenial.
100 Hari Pertama: Berantas Korupsi
Salah satu janji utama Yudha-Bahar adalah memberantas korupsi dan pungutan liar dalam 100 hari pertama mereka menjabat.
“Korupsi adalah sumber utama permasalahan di pemerintahan. Presiden Prabowo sudah menegaskan pentingnya memberantas korupsi, dan kami akan mematuhi perintah ini untuk membangun pemerintahan yang bersih,” kata Yudha.
Ajak Warga untuk Era Baru Palembang Maju
Pasangan ini menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak, termasuk partai pendukung, relawan, tokoh agama, pelaku seni, UMKM, pedagang, guru, tenaga kesehatan, petani, nelayan, driver ojol, teman-teman disabilitas, generasi Z, milenial, dan seluruh masyarakat Palembang yang telah memberikan dukungan.
Mereka mengajak warga Palembang untuk menjadikan 27 November 2024 sebagai awal dimulainya era baru Palembang Maju.
"Pilih Yudha-Bahar, nomor tigo! Coblos tanjaknyo! Mari kita wujudkan perubahan nyata untuk Palembang," seru mereka menutup debat dengan penuh semangat.
Dengan visi dan program yang ditawarkan, pasangan ini berharap dapat membawa Palembang menuju masa depan yang lebih baik, keluar dari kondisi "rusak sekaset."
Simak Video Terkait di Bawah Ini :



