Selasa, 19 Feb 2019 - 15:08:00 WIB - Viewer : 850

Dewan Berjanji Akan Perjuangkan Gaji Guru TPA

rep : AT.Putra/Ed:Feri

AMPERA.CO
Inisiator Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang, Pedoman penyelenggaraan taman pendidikan Al-Quran

AMPERA.CO, Palembang - Wakil rakyat yang ada di dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Palembang merasa miris dengan nasib guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) di Palembang. Pasalnya insentif atau gaji mereka sangat tidak layak. 

Inisiator Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang, Pedoman penyelenggaraan taman pendidikan Al-Quran, Ade Victoria mengatakan, ia berjanji akan memperjuangkan gaji guru TPA.

"Bayangkan guru TPA di Palembang ini, untuk menutupi uang operasional saja tidak cukup. Mereka digaji dari iuran murid yang tidak lebih dari 20 ribu per bulan. Sangat miris dengan keadaan demikian, guru yg mengajarkan akhlak dari usia dini. Tapi belum ada penghasilan layak, kami bersama inisiator Raperda ini yakni Ali Syaban dan Firmansyah Hadi akan memperjuangkan Raperda ini sampai disahkan menjadi Perda, hingga diterpakan," katanya usai rapat bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Palembang, Selasa (19/2).

Menurut Pria yang kembali maju sebagai Caleg DPRD Palembang Dapil 4 yang meliputi Kecamatan, Sako, Kalidoni dan Sematang Borang, Nomor urut 1 ini menjelaskan, pengajuan Raperda ini berdasarkan, Undang-undang (UU) Nomor 20 tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional dan keputusan menteri dalam negeri dan menteri agama Nomor 128 dan 44 A Tahun 1982 tentang, peningkatan baca tulis huruf Alquran bagi umat Islam dalam rangka peningkatan dan penghayatan serta pengamalan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

"Untuk besarannya dikisaran Rp 200- Rp 300 ribu setiap guru TPA. Nilainya akan disesuaikan dengan kemampuan APBD kota Palembang. Karena ini masuk ranah pendidikan, makanya kita sarankan kedepannya, untuk bantuan gaji guru TPA, dikoordinir melalui yayasan masjid atau muslollah kemudian dilaporkan ke dinas pendidikan, untuk lebih teknisnya akan kita bahas lagi nanti bersama dinas terkait," kata Anggota Fraksi PBB DPRD Palembang ini.

Ia menambahkan, saat ini di Palembang ada 890 Masjid dan Musollah. Tapi tidak semua memiliki TPA. Menurutnya, hal ini juga sejalan dengan program kerja Walikota Palembang Emas Darussalam.

"Kita targetkan secepatnya. Kalau bisa tahun ini juga segera diterapkan, Fraksi lain juga mendukung. Sekarang ini marbot, penjaga kubur sudah ada gajinya. Nah sekarang tinggal gaji guru TPA yang harus kita perjuangkan," ujarnya.

Inisiator Raperda tentang, Pedoman penyelenggaraan taman pendidikan Al-Quran lainnya, Ali Syaban mengatakan, pihaknya akan perjuangkan Raperda ini sampai terwujud.

"Yang mendidik akhlak dan ilmu Al-Quran anak ini guru TPA, sudah sewajarnya mereka dapat penghasilan, Raperda inisiatif ini diinisiasi oleh Ade Victoria, Firmansyah Hadi dan Ali syaban. Ini merupakan salah satu bentuk perhatian dewan akan penghasilan guru TPA se kota Palembang. Pekerjaannya ini sangat mulia. Sejalan juga dengan visi-misi Palembang Emas Darussalam, kami yakin, fraksi lain ikut mendukung," kata politisi PDIP yang kembali maju menjadi caleg DPRD Palembang Dapil 2 Nomor urut ini.

Hal serupa diungkapkan, Sekretaris Fraksi PKB DPRD Palembang, Firmansyah Hadi, menurutnya, sudah ada daerah lain yang memberikan gaji pada guru TPA. Jadi, sudah selayaknya kota Palembang juga melakukannya. Apalagi, Walikota-wakil walikota Palembang memiliki visi-misi Palembang Emas Darussalam.

"Ini sudah dilaksanakan di Kota Jambi. Kami minta ini jadi perhatian serius dari Pemkot Palembang. Percuma visi-misi Palembang Emas Darussalam, tapi guru TPA tidak diperhatikan," tutupnya.

Komentar Berita