Senin, 06 Nov 2017 - 13:18:00 WIB - Viewer : 1716

Krisis Keuangan, Pemkab  OKU Akan Cari Pinjaman Rp100 Miliar

Laporan : Riduwansyah (Kontributor OKU)

Bupati OKU, H Kuryana Azis

AMPERA.CO, Baturaja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) tahun 2018 disinyalir bakal menghadapi "krisis keuangan" akibat defisit anggaran APBD, karena anggaran yang diterima dari pusat bakal dipangkas hingga 50 persen.

Bupati OKU Drs Kuryana Aziz di Baturaja, senin (6/11) mengatakan, saat ini Pemkab OKU sedang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk tahun 2018. Adanya pemangkasan anggaran, Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana lainnya maka APBD OKU 2018 akan berkurang jauh atau terpangkas hingga 50 persen.

"Makanya terhadap APBD yang diajukan tidak bisa diakomodir semua, tahun 2018 kita defisit anggaran hingga Rp183 milyar," ujarnya

Kuryana menjelaskan, untuk tahun depan, setiap SKPD yang memiliki Program Rencana Kerja (Renja)nya yang demikian besar, terpaksa harus dipilah.

Untuk menjalankan program pembangunan yang memang dibutuhkan pada tahun 2018, lanjut Kuryana, Pemkab OKU berencana mengajukan untuk pinjaman daerah, yakni pinjaman keluar.

"Pinjaman ini untuk program pembangunan yang memang dibutuhkan menyangkut hajat hidup orang banyak, seperti pembangunan infrastruktur jalan, rumah sakit dan lainnya," katanya. 

Ditambahkannya, Karena Defisit ini juga, Pemkab OKU juga terpaksa memotong anggaran di setiap SKPD, pemotongan ini beragam mulai dari 5 persen, 10 persen hingga 20 persen sesuai besarnya anggaran yang diajukan. "Kalau tidak begitu siapa yang mau bayar, masa jabatan saya kurang lebih 3 tahun lagi, dan saya tidak ingin habis masa jabatan saya meninggalkan hutang, habis masa jabatan saya hutang harus nol," papar nya

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Hanafi membenarkan jika tahun 2018 OKU defisit anggaran sebesar Rp183 milyar. "Makanya tahun depan bakal dilakukan pemangkasan," katanya. Untuk itu lanjut Hanafi Pemkab OKU selama masa kepemimpinan Bupati Kuryana Aziz berencana akan mengajukan pinjaman keluar sebesar Rp100 milyar, pinjaman ini diperuntukan untuk pembangunan jalan dan Rumah Sakit Umun Daerah Ibnu Sutowo Baturaja. "Untuk RSUD sebesar Rp60,6 milyar dan sisanya untuk pembangunan infrastruktur lainnya," tutupnya.

Komentar Berita