Rabu, 02 Agu 2017 - 16:52:00 WIB - Viewer : 525

Pendaftaran CPNS Kemenkumham dan MA Dibuka

Rep : AT. Putra/ed:Feri

AMPERA.CO, Palembang - Meski Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) masih melakukan moratorium terhadap penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), kini pendaftaran CPNS telah dibuka untuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan Mahkamah Agung (MA).

Untuk informasi lebih lengkap, dapat dilihat di website resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) www.bkn.go.id. Dalam informasi didalamnya, pendaftaran dibuka mulai 1 - 31 Agustus.

Kepala BKN Kantor Regional VII Palembang, Gede Putra Suastika mengatakan, pendaftaran CPNS untuk Kemenkumham dan MA dilakukan secara online, melalui web registrasi online CPNS https://sscn.bkn.go.id untuk SMA, DIII dan SI.

"Saat penerimaan CPNS seperti ini, rentan munculnya website palsu atau oknum yang akhirnya malah menipu. Sehingga untuk kejelasannya masyarakat bisa di website resmi BKN www.bkn.go.id," katanya, Rabu (2/8).

Ia mengatakan, nantinya, pelamar akan melakukan tes dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan di wilayah kerja kantor BKN Kanreg VII seperti diantaranya Palembang, Jambi, Lampung, Bangka Belitung.

"Untuk S1 pendaftarannya sampai akhir Agustus ini, tempatnya salah satunya di kantor kita, sementara waktunya sekitar di bulan September, tapi nanti diumumkan lagi," jelasnya.

Untuk di kantor BKN Palembang, pihaknya telah menyiapkan 101 komputer untuk tes dengan sistem CAT dengan cadangan komputer 5 unit juga 1 VC admin.

"Teknis pelaksanaannya sederhana, hadir 1 jam sebelum sesi tes, pengecekan kartu peserta untuk menyesuikan dengan nomor pendaftarannya, tidak boleh membawa barang ke dalam ruangan, peserta melaksanakan tes dengan CAT,"ujarnya.

Dikatakannya, dengan waktu durasi tes 90 menit dengan 100 soal ada tiga tes. Yakni, Tes Karakter Pribadi dengan passing grade 126, Tes Intelegensi 75, dan Tes Wawasan Kebangsaan 70. Jika ada salah satu yang tidak memenuhi passing grade, maka secara otomatis peserta langsung gugur untuk mengikuti tahap selanjutnya.

"Setiap peserta bisa langsung melihat hasilnya setiap selesai sesi tes, kita siapkan ruangan khusus pemantau hasil perolehan mereka dalam setiap kreteria," terangnya.

Ia mengimbau kepada masyaraka, untuk hati-hati dengan penipuan. Masyarakat harus mengecek ke BKN atau lewat website resmi. "Tidak ada lagi penerimaan di 2017 ini setelah Mahkamah Agung dan Kemkumham,"Pungkasnya

    TAGS   :

Komentar Berita