Selasa, 16 Jul 2019 - 22:36:00 WIB - Viewer : 366

Pltsa Belum Ada Progres, Jokowi Marah

Ed : Feri

Walikota Palembang Harnojoyo saat mengikuti ratas bersama Presiden Jokowi, di istana Presiden, Jakarta

AMPERA.CO, Jakarta - Hingga saat ini, progres pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PTSa), di 12 Kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Palembang, belum juga rampung.

Hal itu membuat Presiden RI Jokowi, naik pitam hingga melontarkan kritik tajam, saat melakukan rapat terbatas bersama Wakil Presiden, Menko, Menteri terkait, Gubernur dan Walikota serta Bupati, di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (16/7)

"Pltsa ini sudah direncanakan sejak saya Walikota. Tapi, hingga detik ini tidak ada progres sama sekali. Bahkan, masalah sampah ini sudah rapat 6 kali, tapi tidak ada progres apapun," katanya.

Ia menegaskan, masalah Pltsa ini bukan soal listrik, tapi masalah sampah yang menjadi perhatian dunia, parahnya, kata mantan Walikota Solo ini, Indoneilsia masuk nomor 2 di dunia terkait sampah ini.

"Sampai sekarang, sampai hari ini saya belum mendengar ada progres yang sudah nyata dan sudah jadi," ujarnya.

Ia mengaku heran, mengapa progres PLTSa begitu lambat. Menurutnya, ia beberapa kali memperoleh laporan soal sumber masalahnya ada di Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero).

"Ada yang menyampaikan, masalahnya PLN nya yang lamban. Ada yang menyampaikan di ESDM nya belum beres, semua menteri terkait ada disini, kita selesaikan sore ini juga," tegasnya.

Diketahui, Presiden Jokowi telah meneken Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Regulasi tersebut diharapkan mendorong pemanfaatan sampah menjadi energi listrik yang saat ini masih minim dilakukan.

Dalam peraturan yang ditandatangani pada 12 April 2018 lalu itu, salah satu poinnya mengamanatkan kepada beberapa pemerintah daerah yaitu DKI Jakarta, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Bandung, Semarang, Surakarta, Surabaya, Makassar, Denpasar, Palembang dan Manado untuk mempercepat pembangunan instalasi pengolahan sampah menjadi energi listrik.

    TAGS   :

Komentar Berita