Sabtu, 08 Feb 2020 - 00:01:00 WIB - Viewer : 1068

Zulinto : Waspada Penculikan Anak, Tingkatkan Pengawasan

rep : AT.Putra/Ed:Feri

AMPERA.CO
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang, Ahmad Zulinto, S.Pd.,M.M

AMPERA.CO, Palembang - Kasus percobaan penculikan terhadap anak didik di SDN 244 Alang-alang Lebar Palembang beberapa hari lalu, membuat wali murit cemas. 

Untuk mengatisipasi hal itu terulang kemabli, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang, Ahmad Zulinto, S.Pd.,M.M, mengimbau, pihak sekolah mulai, TK, Paud, SD, SMP, MTS, baik swasta maupun negeri di wilayah Metropolis untuk memperketat pejagaan dilingkungan sekolah.

"Dengan maraknya isu penculikan anak di lingukungan sekolah di Palembang, Disdik Palembang mengimbau agar pihak sekolah memperketat penjagaan dan meningkatkan pengawasan, kejadian di SDN 244 Alang-alang Lebar harus dijadikan pelajaran, alhamdulillah anak yang mau diculik berhasil kabur," katanya, Jumat (7/2/2020).

Ia mengatakan, apabila anak-anak sudah diantar oleh orang tua, maka pihak sekolah harus segera mengunci pagar sekolah. Jangan sampai orang tidak dikenal menyelusup masuk ke pekarangan sekolah dengan bebas.

"Saya juga meminta agar orang tua yang menjeput anak didik bisa menjemput pulang tepat waktu. Bila perlu datang lebih awal untuk menjemput, sehingga hal tidak diinginkan bisa diantisipasi lebih dini," imbuhnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Sumatera Selatan (Sumsel) ini menambahkan, apabila ada orang mecurigakan dengan menggunakan kendaraan berlalu lalang didepan sekolah, segera melapor ke Polisi.

"Apabila ada hal mencurigakan, apalagi berhari-hari, segeralah lapor Polisi," ujarnya.

Diketahui, salah satu anak didik yang duduk di kelas VI, SDN 244 Palembang, dilakukan percobaan penculikan oleh orang tak dikenal.

Hal itu juga dibenarkan Kepala Sekolah SDN 244 Palembang, Lensiana, awalnya ia dan pihak sekolah tidak mengetahui kasus percobaan penculikan itu.

"Benar itu kejadiannya tanggal 1 Febuari lalu, kita mengetahui setelah melihat status dari wali murid," katanya.

Sementara itu, salah seorang wali murid yang berada di RT 31 RW 06 Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Edo (35), mengatakan, pihak Sekolah harus merespon kasus percobaan penculikan dengan serius. Jangan sampai menimbulkan korban.

"Harus ditindaklanjuti seserius mungkin, kita wali murid tidak mau ada korban, tentu kami sangat cemas," pungkasnya.

    TAGS   :

Komentar Berita