Kamis, 10 Jun 2021 - 23:44:00 WIB - Viewer : 1456

1 Juli 2021, BPHTB Naik !

Rep : AT.Putra/Ed : Feri

AMPERA.CO, Palembang - Mulai 1 Juli 2021, pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) naik, atau akan dikembalikan pada angka Rp 60 juta, dari sebelumnya Rp 100 juta.

"Masyarakat yang menjualkan properti mereka baik tanah maupun bangunan berupa rumah atau ruko yang bersifat komersil akan mulai dikenai BPHTB dari angka penjualan Rp 60 juta. Namun, aturan ini hanya berlaku untuk komersil saja sementara untuk rumah subsidi tetap Rp 100 juta," kata Kepala BPPD Palembang Sulaiman Amin, Kamis (10/6/2021).

"Aturan ini akan mulai diterapkan per 1 Juli mendatang menyusul telah selesainya revisi Peraturan Daerah (Perda) terkait itu," katanya.

Ia mengaku, pada tahun 2018 lalu, Pemkot menyamaratakan BPHTB komersil dan subsidi mulai Rp 100 juta agar masyarakat semakin mudah memperoleh hunian.

Namun, batasan BPHTB sebesar Rp 60 juta merupakan nilai awal yang tertera undang-undang nomor 28 tahun 2009

Tahun ini BPPD Kota Palembang diproyeksi menghimpun pajak BPHTB sebanyak Rp 330 miliar.

Dimana BPHTB didapatkan 5 persen dari nilai transaksi tanah dan bangunan di Palembang sehingga semakin tingginya transaksi maka tinggi pula BPHTB yang dicapai.

"Tapi kita tetap berikan toleransi untuk subsidi diatas nilai jual Rp 100 juta baru dikenakan BPHTB," katanya

Upaya yang dilakukan tersebut diharapkan agar serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemkot bisa membaik di kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

"Perolehan pajak BPHTB sampai 7 Juni lalu Rp59.650.106.744 atau setara 18.08 persen dari target Rp330 miliar," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya segera menyurati semua notaris dan DPD REI untuk mensosialisasikan rencana pengenaan BPHTB yang berlaku di Juli 2021.

"Kita surati karena untuk mengumpulkan tidak mungkin karena pandemi," ujarnya

Komentar Berita