Minggu, 15 Jul 2018 - 18:04:00 WIB - Viewer : 3460

DPMDP3A Gelar Sosialisasi Advokasi PUG Melalui PPRG

Laporan : Ricky (Kontributor Empat Lawang)

AMPERA.CO, Empat Lawang - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Empat Lawang, menggelar sosialisasi dan pelatihan Advokasi Pengarusutamaan Gender (PUG) melalui Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dalam rangka peningkatan kapasitas focal point Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Empat Lawang, tahun 2018.

Kegiatan yang menghadirkan nara sumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Patah Palembang, berlangsung di Hotel Kito Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Selasa (10/7).

Kemudian lanjut Riyandi, pada contoh lainnya, dalam pengajuan bakal calon (Balon) anggota legislatif, suatu partai politik wajib menyertakan keterwakilan perempuan dalam mengajukan Balon-nya. “Jika itu tidak dapat dipenuhi, pihak KPU akan mengembalikan berkas Balon ke parpol itu. Jadi wajib bagi parpol untuk meyertakan keterwakilan perempuan dalam calon anggota legislatifnya,” urainya.

Dari contoh tersebut, kata Riyandi, peran focal point di setiap OPD untuk membantu mengaplikasikan setiap perencanaan dan penganggaran yang responsif terhadap penyetaraan gender, sangat penting dilakukan. “Dengan adanya sosialisasi ini, masing-masing focal point di setiap OPD, dalam menyusun dan melaksanakan anggaran memberikan ruang yang baik dalam penyetaraan gender,” imbuhnya.

Pria yang pernah menjabat sebagai Camat Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang tersebut juga berpesan, sosialisasi PUG pada dasarnya merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Dia berharap, pada pelaksanan kedepan terus ditingkatkan materi-materi yang disajikan kepada para peserta. Para peserta juga sebut dia, harus memahami dengan mengaplikasikan pemahaman yang didapat ini, tercermin pada penyusunan anggaran di setiap OPD yang ada.

“Jika kegiatan hari ini merupakan tingkat pertama, pada pelaksanaan kedepan bisa tingkat selanjutnya dan seterusnya. Sehingga pemahaman yang didapat para peaerta dapat terus meningkat,” harapnya.