Senin, 18 Mei 2015 - 14:36:09 WIB - Viewer : 92556

Inilah 4 Wilayah Rawan Kriminalitas di Kota Palembang

Redaksi Ampera.Co

AMPERA.CO - Palembang menjadi salah satu kota dari lima kota di Indonesia yang paling pesat perkembangannya, dengan berbagai macam pembangunannya, yang banyak menawarkan beragam kesempatan dan peluang bagi warga Palembang maupun luar Palembang.

Meski telah banyak melakukan pembenahan dalam pembangunan kotanya, namun stigma negatif kota Palembang sebagai kota kriminal karena maraknya tingkat kriminalitas dikota ini memang tak serta merta langsung hilang begitu saja.

Dibeberapa sudut kota Palembang, bahkan istilah-istilah yang berbau kriminal masih melekat hingga saat ini, seperti istilah Senggol Bacok atau Senggol Basah, dimana maksudnya kalau berani menyenggol (berseteru) dengan orang Palembang, maka bisa berakibat kena bacok atau basah oleh darah. Bahkan berseteru untuk hal kecil sekalipun seperti adu mulut. Tentu hal ini sangat menyeramkan bagi orang luar kota Palembang. Hal tersebut diperparah dengan maraknya pemberitaan dimedia massa baik tv maupun Koran yang setiap hari selalu ada saja berita criminal di Kota Palembang.

Berdasarkan catatan Ampera.Co, setidaknya ada 6 daerah di kota Palembang dengan tingkat kerawanan kriminalitas paling tinggi, agar bagi sobat yang ingin berpetualang dikota Palembang, atau sobat yang baru pertama dating ke Palembang, agar lebih berharap berhati-hati bila melipir ke daerah-daerah ini.

1. Kertapati

Kawasan kertapati menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kriminalitas yang tinggi, bahkan bisa dibilang sebagai daerah Texas-nya Palembang. Kawasan ini bener-bener daerah preman. Hampir setiap gang ataupun RT punya pentolan masing-masing.

Diwilayah kertapati ini seringkali terjadi perkelahian antar warga atau antar preman dengan menggunakan sajam yang sering berakhir dengan kematian. Istilah pisau cap garpu pun seringkali terdengar diwilayah ini.

Banyak pelaku copet atau pelaku criminal lain dikota Palembang juga bersal dari wilayah ini. So, Jika kamu singgah diwilayah ini, sebaiknya jangan bertingkah macam-macam atau berpenampilan menyolok yang menarik perhatian pelaku kriminal.

2. Plaju

Daerah Plaju sejak dulu dikenal sebagai tempat sangat rawan criminal, karena di ujung wilayah ini terdapat kilang pengolahan minyak milik Pertamina yang sangat terkenal (sungai gerong). Penduduk wilayah ini sangat terkenal keras sejak dahulu, dan banyak premannya. Bahkan stigma premanisme seringkali menjadi rahasia umum, terutama bagi para pemain baru (kontraktor dan supplier) di pertamina plaju.

Plaju juga terkenal karena perilaku keras penduduknya. Bisa dibilang jika punya masalah dengan orang Plaju, maka yang bakal dateng buat balas dendam bisa sekampung. Datang pun juga tidak dengan tangan kosong, melainkan membawa senjata tajam dan alat-alat berbahaya lainnya.

Bahkan saking banyaknya tindak kriminal di kawasan ini, ada banyak kejadian kriminalitas yang tidak masuk pemberitaan di media massa.

3. Lemabang

Orang Palembang mana yang tidak kenal dengan yang namanya Pasar Lemabang. Pasar ini merupakan central bagi orang-orang dari Kalidoni dan Sekojo. Di daerah ini ada banyak sekali sopir angkot dan preman-preman pasar. Anehnya, daerah ini sangat dekat dengan kantor polisi, namun salutnya kejahatan disana masih sering terjadi.

Polisi di sekitar kawasan ini seolah tidak bisa menangani kasus kejahatan di sekitarnya, (barangkali) saking lihainya para kriminal di kawasan ini. Karena itu, bila kamu pengen berkunjung di daerah ini ada baiknya bersikap sopan dan tidak sok-sokan kalau tidak mau cari gara-gara di daerah Lemabang.

4. Tangga Buntung

Tangga Buntung menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kriminalitas yang cukup tinggi. Wilayah yang mayoritas penduduknya adalah masyarakat asli kota palembang ini seringkali masuk berita terkait masalah kriminal baik itu media lokal ataupun nasional.

Diwilayah ini, sering pula terjadi bentrok antar warga dan perkelahian antar preman. Kawasan tanggo buntung juga terkenal karena menjadi tempat tinggal salah satu preman paling ditakuti di Palembang yaitu Mat Ijah.

Bagi Warga Palembang pun, ketika tahu seseorang berasal dari wilayah tangga buntung, seringkali mengidentikan dengan sifat sifat keras dan rawan kriminal.

walaupun diwilayah ini juga, banyak dihuni ulama-ulama besar kota Palembang.

Kendati begitu, diwilayah ini juga, banyak dihuni ulama-ulama besar kota Palembang, selain kawasan ini juga sangat dikenal sebagai Sentra Kerajinan Songket di Palembang, dimana banyak pengrajin songket berkualitas ekspor diproduksi disini.

So, jangan terlalu takut dan risau untuk datang ke daerah ini, namun tentunya tetap harus menjaga kewaspadaan.