Minggu, 03 Jul 2016 - 07:56:00 WIB - Viewer : 6116

Jalisum Lubuklinggau-Musirawas mulai dipadati kendaraan pemudik

Ed : Feri Yuliansyah

AMPERA.CO, Musirawas - Pada H-3 lebaran Idul Fitri 1437 H jalan lintas-Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Musirawas, Musirawas Utara dan Kota Lubuklinggau mulai dipadati kendaraan pemudik atau naik sekitar 30 persen dari hari-hari biasa.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo) Kabupaten Musirawas Hariyanto kepada wartawan, Minggu (3/7) menjelaskan kendaraan yang melintasi Jalan Lintas-Sumatera setempat itu sebagian besar kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat.

Ia mengatakan berdasarkan laporan petugas dari beberapa posko keamanan menyebutkan kendaraan yang melintas setiap hari terjadi kenaikan mencapai 600-an unit atau naik sekitar 30 persen dari hari-hari biasa.

Kendaraan pemudik itu saat ini paling padat melintas pada malam hari, hal itu terlihat dari ruas jalan alternatif dan jalur jalan lintas Sumatera semuanya sudah mulai ramai.

Untuk mengatasi kemacetan petugas LLAJR kerja sama dengan kepolisian lalu lintas mengatur arah kendaraan secara bergatian karena arus kendaraan makin meningkat baik kendaraan pribadi dan bus.

Di setiap persimpangan dan jalan alternatif akan di maksimalkan, terutama sekitar Simpang Semambang-Tugumulyo-Simpang Terawas dan satu lagi terdapat di Jalan Simpang Periuk-Siring Agung-Petanang Kota Lubuklinggau.

Pemkab Musirawas sudah menyiagakan petugas di lapangan sejak 16 hari lalu hingga H+7 lebaran.

"Semua sistemnya sudah kita atur bersama Polatnas, untuk kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan agar terjamin, karena jalur Jalan Lintas-Sumatera secara rutin digunakan jalur mudik setiap tahun," katanya.

Kepala Bidang DLLAJ Dishubkominfo Musirawas Hermansyah mengatakan pihaknya akan menertibkan kendaraan truk yang melebihi tonase saat melintas arus mudik seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Setiap truk melebihi tonase akan kita stop agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas arus mudik selama lebaran sesuai intruksi atasan dan saat ini sudah beberapa truk sementara diistrirahatkan, atau harus melalui jalan alternatif tak boleh lewat Jalan Lintas-sumatera setempat," katanya.

Kepada seluruh pemudik diimbau untuk mengecek seluruh peralatan kendaraannya, baik kondisi fisik maupun peralatan lainnya karena bila terjadi mogok akan mengganggu kelancaran pemudik lainnya.

"Bagi sopir yang kondisinya kurang sehat jangan dipaksakan mengemudi, sebaiknya istirahat pada tempat yang sudah disediakan, lebih baik telat sampai tujuan dari pada buru-buru tapi berisiko," ujarnya.

Komentar Berita