Sabtu, 23 Mei 2015 - 10:40:01 WIB - Viewer : 9532

Jomblo dan Undangan Pernikahan

istimewa
ilustrasi

AMPERA.CO, Palembang - Sendiri di tengah keramaian itu tentu tidaklah asyik. Apalagi mereka yang ada di keramaian itu adalah teman dengan pasangannya masing-masing.

Itu sebabnya, pria maupun wanita jomblo terkadang suka menghindari acara-acara yang diprediksi bakal mendatangkan banyak tamu berpasangan. Tak hanya itu, ada pula yang sampai takut hadir ke acara keluarga karena tak tahan mendengar pertanyaan di mana sang pendamping berada dan kenapa tak dibawa.

Biasanya, acara yang paling dihindari adalah pesta pernikahan, perayaan ulang tahun hingga pesta perpisahan sekolah. Sebenarnya apa yang membuat para jomblowan dan jomblowati risih melenggang sendiri saat hadir ke acara di mana banyak tamu yang berpasang-pasangan?

DI, seorang pria lajang yang bekerja di perusahaan swasta mengaku sebenarnya bukan karena persoalan tak percaya diri yang membuat orang jomblo agak tak nyaman bila datang ke keramaian seorang diri.

"Cuma enggak enak aja sendirian, kalau saya pribadi malu sama keramaian tepatnya,".

Tapi, kata DI, dirinya tak harus menggandeng seorang wanita untuk menambah percaya diri. Menurutnya, malah terkadang bersama wanita apalagi kekasih justru membuat tak nyaman.

"Saya lebih senang sama teman-teman atau ponakan. Soalnya kadang ajak pacar malas juga jadi kaku, enakan ramai-ramai dengan teman," jelasnya.

N, seorang wanita lajang juga mengaku hal yang sama. Pergi ke sebuah keramaian beramai-ramai justru lebih enak dari pada seorang diri atau bahkan sama kekasih.

"Karena kan nanti di acara itu kita mau seru-seruan sama teman kita, kalau bawa pasangan yang enggak masuk ke lingkungan kita ya sama aja. Malah ujung repot urusin pacar yang ngambek karena enggak ikut diajak seru-seruan," ungkap N tertawa.

Soal pacar sewaan, Lex de Praxis, pengajar yang concern di bidang percintaan menjelaskan, mereka yang memakai jasa itu hanya akan membuat seseorang percaya diri sesaat. Lebih tepatnya saat menggandeng si wanita yang dia sewa selama beberapa jam itu.

"Jadi kalau dikatakan mereka yang memakai jasa sewa pacar untuk membuat percaya diri, saya rasa justru tidak membantu. Memakai pacar sewaan hanya jawaban sementara untuk membuat percaya diri saat dia datang ke acara tertentu," terang Lex saat berbincang dengan merdeka.com.

Menurutnya, pacar sewaan mirip minuman penambah energi. Yang bisa membuat tubuh segar hanya dalam hitungan jam.

"Tapi percaya dirinya enggak nambah. Yang ada cuma untuk perbaiki citra atau minimal mempertahankan citra," terangnya.

Ditambahkannya, ada dua hal besar yang membuat seseorang berminat pakai jasa pacar sewaan. Pertama karena tekanan lingkungan orang-orang sekitar hingga membuatnya merasa perlu mengikuti standar mereka.

"Sehingga dia enggak percaya diri kalau tidak bawa pasangan, makanya sampai menyewa," jelas dia.

Alasan kedua, mereka menyewa pacar karena persepsi terhadap dirinya. Dia merasa dirinya buruk sehingga menutupi keminderan itu dengan menyewa pacar.

"Padahal orang enggak peduli, tapi demi menutupi minder tadi dia bawalah pacar sewaan," pungkas salah satu pemilik kelas percintaan Hitman System.

AR. Yosef

Merdeka

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • muda
  • unik