Kamis, 15 Jul 2021 - 22:47:00 WIB - Viewer : 804

Kader Keluarkan Pernyataan Kontroversi, Zulhas Minta Maaf pada Rakyat Indonesia

Ed : Fery

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

AMPERA.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas), menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia atas tindakan dan pernyataan kader partai yang dianggap kontroversi di tengah pandemi covid-19 yang masih melanda tanah air.

"Atas nama PAN, saudara-saudara sebangsa setanah air, saya meminta maaf, untuk tindakan dan pernyataan beberapa kader partai, yang dianggap kurang sensitif pada situasi yang ada," kata Zulhas, saat menggelar, rapat koordinasi secara daring dengan pengurus DPW dan DPD, serta anggota legislatif dan eksekutif seluruh Indonesia, Kamis (15/7/2021).

Ia menekankan, agar semua kader PAN yang ada di Indonesia, dapat menjaga akhlak, prilaku dan omongan. Menurutnya, PAN memang sedang berduka, atas wafatnya dua anggota DPR RI Fraksi PAN.

"Memang kita berduka dan sedih, tapi yang meninggal bukan hanya orang PAN, rakyat lebih banyak lagi yang meninggal akibat covid-19 lebih banyak lagi yang menderita. Oleh sebab itu berhenti mengeluh, dan jangan berdiam diri, ini saatnya membantu, kalau belum bisa membantu, jaga sikap kita," imbuhnya.

Ia menambahkan, atas situasi yang melanda Indonesia saat ini, ia mengajak agar seluruh kader PAN sungguh-sungguh dan sekuat tenaga membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan akibat pandemi, mulai dari masalah kesehatan sampai masalah ekonomi.

"Seluruh kader PAN harus pro aktif membantu masyarakat menghadapi pandemi. Bantu program vaksin. Sukseskan PPKM. Bantu ringankan beban ekonomi warga. Bantu warga dengan menggelar program antigen gratis, termasuk memberikan vitamin gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia," katanya.

Diketahui, PAN tengah mendapat sorotan tajam dari publik setelah tiga orang kadernya melontarkan ucapan kontroversial dalam kurun dua pekan terakhir.

Tiga kader yang dimaksud adalah anggota Komisi II DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus, Wakil Sekretaris Jenderal PAN Rosaline Irine Romaseuw, serta Ketua Fraksi PAN sekaligus anggota Komisi IX DPR Saleh Daulay.

Guspardi menjadi sorotan setelah ia mengakui tidak menjalani karantina saat baru tiba dari luar negeri. Rosaline disorot soal usulannya agar pemerintah menyediakan rumah sakit khusus pejabat.

Sedangkan, Saleh Daulay jadi sorotan saat ia meminta tak ada lagi anggota DPR yang tak mendapat ruang intensive care unit (ICU).

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

Komentar Berita