Minggu, 26 Apr 2015 - 13:32:31 WIB - Viewer : 4744

Nepal Di guncang Gempa 7,9 SR, 1.805 Tewas

Reruntuhan Dharahara Tower yang hancur akibat Gempa 7,9 Richter di Nepal

AMPERA.CO, Nepal - GEMPA berkekuatan 7,9 pada skala Richter mengguncang Nepal pada pukul 06.11 waktu setempat sabtu kemarin. Sampai berita ini diturunkan sebanyak 1.805 korban tewas. Jumlah tersebut diperkirakan masih terus bertambah. Gempa tersebut menyebabkan kehancuran dahsyat di ibu kota Kathmandu dan dirasakan hingga ratusan mil jauhnya hingga ke wilayah India utara dan Bangladesh.

The United States Geological Survey mengatakan titik gempa tersebut berada 81 kilometer di barat laut Kathmandu dengan kedalaman 15 km dari permukaan tanah.

Dari tayangan televisi setempat, terlihat banyak gedung dan rumah hancur dan jalan-jalan telah terbelah dua di kota tersebut. Dharahara tower, salah satu bangunan yang menjadi ikon Nepal, juga tidak luput dari guncangan gempa.

Bandara Kathmandu ditutup untuk semua penerbangan. Pegunungan Everest yang menjadi bagian dari wilayah Nepal juga dilaporkan mengalami longsor hebat. Ratusan pendaki dikabarkan terjebak akibat gempa tersebut.

Wakil Inspektur Kepolisian, Chandra Dev Rai mengatakan, dari data yang ada, diketahui terdapat sekitar 700 pendaki sedang berada di Solukhumbhu, wilayah yang mencakup Everest.

"Kami berusaha untuk mencapai tempat tersebut. Aksesnya sangat sulit, dan saat ini telepon seluler pun tidak berfungsi," ujar Chandra.

Masih terjadinya gempa susulan membuat warga semakin panik dan para korban luka terpaksa dirawat di luar rumah sakit untuk menghindari risiko terjadi gempa susulan.

"Kami membutuhkan dukungan dari berbagi lembaga internasional untuk menghadapi keadaan darurat yang sedang kami hadapi sekarang," ujar Menteri Informasi Nepal Minendra Rijal. (*)