Kamis, 29 Jun 2017 - 22:17:00 WIB - Viewer : 5772

Pemprov Sumsel akan beri Sanksi PNS yang bolos pada 3 juli esok.

Ed : Feri Yuliansyah

AMPERA.CO, Palembang - Plt. Sekda Provinsi Sumsel, Joko Imam Sentosa mewanti-wanti para PNS pemprov sumsel untuk masuk bekerja pada hari pertama masuk bekerja setelah cuti bersama idul fitri pada senin esok, (3/7).

Joko me-warning bakal melakukan sidak (inspeksi mendadak) untuk memantau PNS yang bolos pada hari pertama bekerja kembali tersebut dan akan memberikan sanksi kepada PNS yang bolos.

"Libur nasional lebaran tahun ini luar biasa sekali. Cuti bersama saja ada empat hari. Total ada 10 hari libur. Dalam sejarah saya yang sudah 41 tahun jadi pegawai, ini libur terpanjang yang pernah terjadi. Jadi kalau masih ada juga PNS yang bolos, itu sudah terlalu. Kita akan sidak bersama seluruh SKPD masing-masing. Dibantu Pol PP dan BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Siapa yang tidak masuk tanpa keterangan, akan disanksi," katanya di Palembang, Kamis (29/6).

Ditanya mengenai sanksi yang akan diberikan, Joko mengatakan sanksinya mulai dari teguran, hingga tertulis. Kalau PNS itu terlambat masuk tentu dikenakan teguran. Jika PNS tersebut tidak masuk kantor tanpa keterangan akan dikenakan sanksi tertulis.

"Sanksi teguran tertulis itu bisa membuat PNS tersebut tidak berhak menerima Satya Lencana. Tidak masuk 4-5 hari berturut-turut bisa diturunkan pangkat. Sedangkan bolos 43 hari bisa dikenakan sanksi diberhentikan sesuai PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai," ujarnya.

Menurutnya, cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri pada tahun ini tergolong lama, yakni 10 hari, mulai 23 Juni hingga 2 Juli, dan pada 3 Juli masuk kerja. karena, pemprov Sumsel menegaskan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) masuk dan tidak memperpanjang cuti.

"Kalau tahun lalu, memang ada ASN yang tidak masuk tanpa keterangan, tapi ada juga yang tidak masuk dengan keterangan seperti dinas keluar kota dan sakit," katanya.