Kamis, 14 Mei 2015 - 11:14:47 WIB - Viewer : 21488

Sehari Lagi, Pendaftaran Pendidikan Ikatan Dinas Garuda Indonesia Ditutup

Necko

Garuda Maintenance Facilities

AMPERA.CO, Palembang – Bagi anda siswa yang telah lulus SMU dan berminat untuk kuliah ikatan dinas dibidang teknik penerbangan dan menjadi karyawan Garuda Indonesia Airlines, segera daftar ke Politeknik Negeri (polsri) Sriwijaya, karena pendaftarannya tinggal sehari lagi (besok, 16/5).  

 

PT. Garuda Indonesia Airlines, melalui Garuda Maintenance Facilities (GMF) Aero Asia bekerja sama dengan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) membuka Program Pendidikan Diploma Tiga (D-III) dengan sertifikasi Internasional Aircraft Maintenance Training Organization (AMTO) yang meratifikasi Civil Aviation Safety Regulation (CASR) 147.

Program Kerjasama, GMF Aeroasia dan Polsri ini akan menyeleksi calon pegawai GMF Aeroasia yang selanjutnya akan menempuh pendidikan D-III dan program sertifikasi Basic Aircraft Maintenance (BAM) CASR 65 selama tiga tahun.

Edi Aswan, M.Kom, Kepala Humas Polsri Palembang menjelaskan bahwa kerjasama dengan pihak Garuda Maintenance Facilities (GMF) berupa penyelenggara pendidikan keahlian Teknik mesin dengan konsentrasi Airframe and Power Plant (AP) dan Jurusan Teknik Elektro Konsentrasi Electrical Avionic (EA).

“Kita sebagai penyedia pendidikan kejuruan teknik mesin dan teknik elektro dengan menggunakan kurikulum training internasional. Sistem penyaringan mahasiswa GMF ini lebih selektif dan ketat dibandingkan seleksi mahasiswa Polsri Palembang pada umumnya. Yang lulus seleksi mahasiswa khusus GMF ini otomatis akan direkrut menjadi karyawan PT Garuda Indonesia dalam bidang perawatan mesin pesawat. Namun, tinggal satu hari lagi pendaftarannya dibuka,” ujarnya kepada AMPERA.CO, Rabu (13/5/2015).

Selain kelasnya berbeda dibandingkan kelas teknik Polsri Palembang pada umumnya, para mahasiswa juga akan mendapatkan sertifikat BAM 65 Internasional dari AMTO. Pengajar di kelas khusus ini akan diajarkan oleh dosen Polsri Palembang yang sudah mengikuti training khusus dari AMTO dan pihak GMF yang datang langsung dari Jakarta.

Untuk prakteknya sendiri, nantinya akan didatangkan langsung body pesawat beserta mesinnya, sehingga para mahasiswa bisa dapat langsung mempraktekkan ilmunya. Program kerjasama ini baru pertama kali digelar dan peminat kelas inipun sangat banyak.

“Sudah ada lebih dari 300 orang pendaftar, namun kita hanya akan menerima sebanyak 48 orang mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelas kejuruan. Satu kelas untuk Teknik Elektro dan satu kelas untuk Teknik Mesin. Seleksinya akan dimulai pada 18 Mei 2015 mendatang,” paparnya. 

Feri Y