Jumat, 19 Mei 2023 - 09:22:00 WIB - Viewer : 5260

Tak Lengkapi Perizinan, Kafe Rindang, Mie Gacoan dan Delta Spa, Terancam Ditutup

Tim Redaksi Ampera.co

AMPERA.CO, Palembang - Usaha Cafe Rindang, Mie Gacoan dan Delta Spa, terancam ditutup, pasalnya usaha-usaha tersebut tidak melengkapi perizinan dan laporan pajak.

Diketahui, dalam rapat 8 Mei 2023 lalu, bertempat, di ruang rapat Komisi II DPRD Palembang, yang dihadiri perwakilan masing-masing pemilik usaha dan OPD Pemkot Palembang, bahwa mereka harus menyerahkan kelengkapan berkas perizinan dan laporan pajak, paling lama 3x24 jam. Namun, sampai dengan 19 Mei 2023 ini belum juga melaporkan kelengkapan yang diminta tersebut.

Berdasarkan risalah rapat, 8 Mei lalu, pelanggaran Cafe Rindang yang terletak di Jalan Angkatan 45, tidak memiliki Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), perizinan tak lengkap, dan tak menyerahkan laporan pajak.

Selanjutnya, Mie Gacoan, di Jalan Ahmad Dahlan. Usaha cepat saji ini tidak memiliki Andalalin, belum ada retribusi parkir yang masuk ke Dishub Palembang, dan Mie Gacoan di Jalan Mayjen HM Ryacudu, 7 Ulu, mengenai, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dari DLHK, yang berdampak pada masyarakat sekitar, karena limbah airnya bercampur minyak.

Selanjutnya, untuk Delta Spa, tidak menyampaikan pajak sesuai pendapatan, tak memiliki izin dari DPMPTSP, tidak memiliki safety keamanan yang lengkap, misalnya tidak memiliki tangga darurat dan lainnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Palembang, Abdullah Taufik, mengatakan, pihaknya sangat mendukung semua investasi dan usaha berdiri di Palembang, tapi tetap mematuhi semua aturan yang ada, jangan sampai merugikan lingkungan.

"Bagi pemilik usaha kami minta untuk melengkapi semua perizinan dan laporan pajak dalam waktu 3x24 jam, jika tidak maka usaha tersebut akan ditutup sementara," kata Taufik, Senin (8/5/2023).

Saat media ini mencoba konfirmasi kepada manager Delta Spa, Yose, Jumat (19/5/2023), melalui sambungan telepon pribadinya, tidak merespon, begitu juga saat komunikasi melalui pesan singkat WhatsApp tidak ada balasan.

Sementara manager Mie Gacoan, Hendra, mengaku, pihaknya sudah melakukan komunikasi dan membuat proposal kepada Dishub Palembang untuk mengurus izin andalalin, untuk Amdal dari DLHK Palembang belum diurus.

"Kami sudah melakukan pertemuan dengan AK Jul, untuk mengurus Andalalin, untuk Amdal, kami belum bertemu dengan petugasnya, karena usai rapat dengan DPRD Palembang, perwakilan dari Dinas Lingkungan langsung pergi," pungkasnya.

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :