Selasa, 15 Des 2020 - 12:04:00 WIB - Viewer : 428

Terminal BBM Pulau Sambu milik Pertamina Segera menerima kargo BBM LSFO internasional yang Pertama

Redaksi AMPERA.CO

AMPERA.CO, Batam - Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Pulau Sambu milik Pertamina, terletak di sebuah pulau antara Batam dan Singapura, segera menerima kargo BBM Low Sulphur Fuel Oil (LSFO) internasional yang pertama dari Freepoint Commodities (Freepoint) pada Desember ini.

Hal ini Sebagai tindak lanjut dari Head of Agreement untuk Kerja Sama dan Utilisasi Terminal BBM Pulau Sambu milik Pertamina yang telah ditandatangani kedua pihak di Jakarta pada tahun lalu.

Pengiriman kargo LSFO internasional yang pertama ke Pulau Sambu menjadi bagian dari upaya Pertamina untuk mengoptimalkan aset perusahaan, serta mendirikan pusat perdagangan BBM di Indonesia.

Terminal BBM Pulau Sambu milik Pertamina memiliki kapasitas penyimpanan BBM sebanyak 320.000 KL, dan terletak secara strategis di Selat Malaka. Fasilitas ini dapat berpartisipasi di salah satu negara dengan aktivitas perdagangan dan pengiriman barang yang tersibuk di dunia. Freepoint telah mendukung upaya Pertamina untuk memperbarui dan merenovasi tangki BBM di Pulau Sambu.

Dengan demikian, fasilitas tersebut memenuhi seluruh standar internasional. Freepoint telah terlibat dalam proyek ini sejak akhir tahun lalu. Pengiriman tangki-tangki untuk tahap pertama telah dilakukan secara tepat waktu, yakni sebelum akhir tahun ini. Hal tersebut membuktikan kolaborasi yang sukses antara kedua perusahaan. Terminal BBM Pulau Sambu diperkirakan siap melakukan utilisasi LSFO secara optimal pada 2021. Sementara, aktivitas perdagangan BBM kelak didukung oleh Freepoint dan International Marketing & Distribution (PIMD) Pertamina untuk memasok suplai BBM yang ramah lingkungan dan beremisi rendah kepada industri-industri logistik yang berskala internasional dan regional.

Mulyono, Direktur Logistik & Infrastruktur Pertamina, mengatakan, "Utilisasi Terminal BBM Pertamina di Pulau Sambu bersama Freepoint merupakan langkah penting untuk memastikan Terminal BBM kami mampu memenuhi seluruh standar internasional, dan memperkuat ambisi Pertamina untuk memperluas jangkauannya di pasar energi global."

Ouyang Xiuzhang, CEO, Asia, Freepoint, berkata, "Kolaborasi kami baru berada di tahap awal, dan peluang-peluang strategis masih terbuka sejalan dengan kerja sama yang terjalin dengan Pertamina untuk mendukung ekspansi mereka di pasar LSFO internasional."

Pemutakhiran tangki-tangki BBM terus berlanjut hingga awal 2021, dan terminal BBM tersebut bersiap untuk melakukan integrasi lengkap dengan jaringan perdagangan internasional, yaitu tampil sebagai titik suplai LSFO yang dapat diandalkan untuk segmen logistik di Selat Singapura.

Editor : Feri Yuliansyah, ST, MT

Komentar Berita