Kamis, 17 Des 2020 - 22:29:00 WIB - Viewer : 648

Voith Hydro umumkan kontrak pengadaan alat elektro mekanis di PLTA Asahan 3

Redaksi AMPERA.CO

AMPERA.CO, Jakarta - Voith Hydro mengumumkan kontrak pengadaan alat elektro-mekanis dari Mitsubishi Corporation untuk proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Asahan 3 di Indonesia. PLTA ini akan dikelola oleh badan usaha milik negara Perusahaan Listrik Negara (PLN). Proyek tersebut didukung dan didanai oleh Japan International Cooperation Agency (JICA).

Dalam kontrak yang diperoleh dari Mitsubishi Corporation, Voith akan bertanggung jawab untuk desain, manufaktur, dan suplai dua unit turbin 87 MW vertikal Francis dan unit-unit generator, termasuk sistem kendali, peralatan PLTA untuk kelistrikan dan mekanis, serta sebuah switchyard 150 kV. Proyek ini dijadwalkan selesai pada 2024, dan akan mendukung target Indonesia untuk mewujudkan pangsa energi terbarukan sebesar 23% dalam bauran energi pada 2025.

Kontrak ini memperkuat posisi Voith Hydro sebagai salah satu pemasok peralatan PLTA yang terkemuka di Indonesia. Voith telah berhasil menggarap 20 proyek PLTA berskala kecil dan menengah dengan total 200 MW, yang telah beroperasi hingga saat ini. Disamping itu Voith Hydro Indonesia, sebagai unit bisnis lokal juga telah menyediakan manajemen proyek, suplai di dalam negeri, servis, suku cadang, perbaikan, dan pemeliharaan, rehabilitasi serta modernisasi untuk beberapa proyek PLTA di Indonesia.

Pasar PLTA yang berkembang pesat di Indonesia

Potensi tenaga air di Indonesia diperkirakan sekitar 75.000 MW, sementara, sumber daya air yang belum dimanfaatkan terpusat di Sumatera, Jawa, dan Sulawesi. Menurut perkiraan, potensi tenaga air yang memiliki nilai keekonomian dan belum dikembangkan mencapai sekitar 8 GW.

Sektor kelistrikan di Indonesia dikendalikan oleh BUMN PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). PLN menguasai 70% dari kapasitas terpasang di Indonesia yang tercatat sebesar 62,8 GW. Menurut rencana strategis PLN (RUPTL), sebagian besar kapasitas baru di Indonesia akan memanfaatkan beberapa sumber energi, termasuk potensi pemanfaatan tenaga air sebesar 1 GW yang tengah diusulkan.

Aktivitas usaha Voith Hydro di Indonesia dimulai hampir 100 tahun lalu. Pendirian entitas lokal di Indonesia pada 2015 memperkuat komitmen Voith di negara ini. Ke depan, Voith akan terus mendukung Indonesia dan negara-negara lain di kawasan dalam meningkatkan produksi listrik dari tenaga air melalui layanan terbaik, produk dan solusi yang dibuat berdasarkan kebutuhan.

Editor : Feri Yuliansyah, ST, MT

Komentar Berita