Rabu, 29 Jun 2022 - 23:46:00 WIB - Viewer : 5708

1000 Anak di Palembang Terkena Stunting

Rep : Tim Ed : Feri

AMPERA.CO, Palembang - Berdasarkan data, ada 1000 anak di Palembang yang terkena stunting.

Hal itu diungkapkan, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, usai menyerahkan bantuan makanan bervitamin, kepada bapak asus anak stunting, di Gang Sinteren, Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) 2 Palembang, Rabu (29/6/2022).

"Kalau data kita, ada 1000 anak yang terkena stunting, tersebar di 18 Kecamatan, paling banyak terdapat di Kecamatan Ilir Timur 3, dan SU 2, kata Fitri, didampingi, BKKBN Sumsel dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Menurutnya, angka stunting di Palembang masih relevan dan menurun dari tahun sebelumnya, namun kondisi warga dengan lingkungan yang  kurang baik menimbulkan resiko bagi anak terkena stunting.

"Masih ditemukannya anak stunting ada beberapa faktor, diantaranya, masalah lingkungan, secara prevalensi dilakukan beberapa langkah penanganan, angkanya terus menurun. Langkah penanganan dimaksud antara lain, perbaikan infratruktur, sanitasi dan MKCK bagi warga bantaran sungai dan menggalakan Posyandu dan lainnya. Kita perlu juga bekerja sama dengan non pemerintah," katanya.

Selain faktor lingkungan, sambungnya, faktor asupan gizi paling berpengaruh.

"Kita masih banyak kampung kumuh, masih belum terbebas WC sungai, tentu hal ini menjadi prioritas Pemkot Palembang untuk mengentaskannya untuk perbaikan seluruh infratruktur warga," pungkasnya.

Diketahui, dalam kesempatan itu, Fitri mengunjungi 6 rumah warga yang ada balitanya dan beresiko stunting.

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya
 
 


 
 

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :