Rabu, 03 Mar 2021 - 23:34:00 WIB - Viewer : 4160
Anton Nurdin Dilantik Sebagai Ketua KONI Palembang
AMPERA.CO, Palembang - Mantan anggota DPRD Palembang periode 2014-2019, Anton Nurdin resmi dilantik sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Palembang periode 2021-2025.
Pelantikkan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Sumsel Hendri Zainuddin, bertempat diruang rapat Parameswara Setda Kota Palembang, Rabu (3/3/2021).
Hadir dalam kesempatan itu, Walikota Palembang, Harnojoyo, Ketua DPRD Palembang Zainal Abidin, Sekda, kepala Opd dan lainnya.
Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan, tugas berat memajukan induk olahraga di Metropolis menjadi tangung jawab ketua KONI baru.
Orang nomor satu di Palembang itu, menitipkan Palembang agar bisa menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel mendatang.
"Meskipun pada tahun lalu kota Palembang sempat tertinggal, namun hal ini tidak menjadikan luntur semangat para atlet untuk bangkit kembali guna mengharumkan nama kota Palembang tercinta," kata Harnojoyo.
"Saya bersyukur dengan adanya pernyataan dari ketua terpilih akan membawa KONI pada Poprov bulan November nanti sebagai target juara umum," katanya.
Menurutnya, sudah selayaknya Kota Palembang harus bangkit di prestasi olahraga, lantaran fasilitas yang memadai untuk semua cabor yang diperlombakan semuanya terdapat di Palembang.
"Perlu kita ingat bahwa fasilitas yang ada di kota kita ini sangat memadai, berbagai cabor olahraga juga ada di Jakabaring," imbuhnya.
Sementara itu Ketua KONI Periode 2021-2025 Anton Nurdin sangat optimis mampu membawa Palembang keluar sebagai juara umum pada Porprov mendatang, jika melihat kesiapan semua jajaran kepengurusannya dalam memajukan dunia olagraga.
"Langkah awal kita sekarang menyiapkan seleksi-seleksi, tentunya potensial yang nanti akan menjadi wakil dari Kota Palembang. Yang kedua kita kerja sama dengan Dispora baik Provinsi dan Kota Palembang untuk membuat regulasi sehingga adik-adik atlet yang masih bersekolah di Kota Palembang," katanya.
Bahkan dirinya mengharamkan adanya jual beli atlet dalam tubuh KONI Palembang.
"Perlu kita ingat tidak ada istilah dijual beli atlet ke kabupaten kota lainnya. Untuk persiapan Porprov sendiri," pungkasnya.



