Rabu, 03 Jun 2015 - 13:19:03 WIB - Viewer : 6812
Barang Langka, Pemilik Warung Khawatir Akan Ada Kenaikan Harga
Foto: Kurniahadi
AMPERA.CO, Palembang - Ketidaktersediaannya beberapa jenis barang yang biasa dijual di warung kelontong dalam seminggu terakhir ini membuat pemilik warung merugi. Pasalnya biaya yang dikeluarkan untuk transportasi barang dagangan dari toko penyuplai tidak sebanding dengan banyaknya barang yang dibeli. Hal ini seperti diungkapkan Mety (29), salah seorang pemilik warung klontong di Jl. Kapten Abdulah Plaju.
“Kami biasanya mengangkut barang-barang dagangan dari pasar ke warung dengan menyewa becak. Tapi karena di pasar banyak barang yang kosong, jadi jumlah barang dagangan yang dapat kami beli sedikit, tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk ongkos becak.” Ujar Mety.
Dengan banyaknya barang-barang yang kosong tersebut, Mety juga mengungkapkan kekhawatiran akan adanya kenaikan harga. Ia menjelaskan bahwa memang biasanya dalam sehari-hari kenaikan harga terjadi karena dipengaruhi faktor kelangkaan barang yang tersedia.
Kelangkaan barang-barang yang biasa disuplai ke warung klontong tersebut dibenarkan Amuk (44), pemilik salah satu toko penyuplai warung klontong yang ada di pasar Plaju. Kepada AMPERA.CO ia mengaku dalam beberapa hari terakhir belum ada kiriman barang-barang jenis tertentu dari produsen.
“Memang dalam beberapa hari ini barang-barang banyak kosong, kita sudah memesan dari produsen tapi sampai hari ini belum datang juga.” kata Amuk pada Rabu (3/6).
Amuk juga mengaku kelangkaan beberapa jenis barang yang biasa disuplai ke warung klontong jarang terjadi. Ia menduga hal tersebut terjadi karena sedang bertepatan dengan hari raya Waisak sehingga pihak produsen untuk sementara libur dalam mendistribusikan barang.
Disinggung mengenai isu adanya kenaikan harga dalam waktu dekat, Amuk berharap hal itu tidak terjadi.
BerlianPratama



