Selasa, 10 Mei 2022 - 23:03:00 WIB - Viewer : 728

Cegah Jual Beli Jabatan, KPK Bentuk Program Politik Cerdas Berintegritas

Ed : Feri

AMPERA.CO, Jakarta - Guna mencegah terjadinya jual beli jabatan menjelang pemilu serentak 2024, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membentuk program Politik Cerdas Berintegritas.

"Mirip halnya "praktik jual-beli jabatan" dalam beberapa perkara yang ditangani KPK. KPK sangat konsen melakukan pencegahan korupsi pada sektor politik. Salah satunya melalui program Politik Cerdas Berintegritas," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri Selasa (10/5/2022).

KPK mencatat setidaknya akan ada 272 posisi Kepala Daerah yang akan diisi oleh Penjabat (PJ) sebelum Pemilu 2024. Selama proses transisi tersebut, KPK khawatir akan adanya ajang transaksi yang rawan dilakukannya korupsi.

"Proses transisi dan pengisian PJ ini penting menjadi perhatian kita bersama karena proses ini sering menjadi ajang transaksi yang rentan terjadinya praktik-praktik korupsi," ujarnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan biaya yang cukup tinggi dalam proses politik memicu seseorang untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Karena itu, hal tersebut membuat segelintir orang melanggar aturan, salah satunya dengan korupsi.

"Jika mengacu pada data KPK sejak 2004 hingga 2021, tercatat para pelaku korupsi yang berasal dari proses politik cukup mendominasi. Di antaranya 310 orang merupakan anggota DPR dan DPRD, 22 gubernur, dan 148 walikota dan bupati," katanya.

Oleh sebab itu, KPK membuat program ini, agar bisa berdampak, baik bagi perangkat politik di pusat maupun di daerah. Harapannya, program ini dapat menjadi salah satu tindakan yang dapat mencegah praktik korupsi.

"Tentu keberhasilan program ini sebagai upaya identifikasi dan mitigasi, agar pencegahan korupsi dapat berjalan secara efektif, sangat bergantung pada komitmen seluruh jajaran partai politik, dan seluruh masyarakat untuk ikut mengawasi proses politik tersebut," pungkasnya.

 

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

Komentar Berita