Selasa, 19 Des 2017 - 16:43:00 WIB - Viewer : 4608
Lahan Diserobot, Yudha Minta Bangunan Dibongkar
AMPERA.CO
AMPERA.CO, Palembang - Merasa dirugikan atas penyerobotan lahan seluas 300 meter persegi, Ahmad Yudha pemilik lahan yang ada di Jalan Tanah Merah, Lorong Penukal RT 39 RW 11, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, lapor polisi.
Ahmad Yudha mengatakan, ia membeli lahan dengan ukuran 15x20 meter atau 300 meter persegi, di kawasan Way Hitam tepatnya dibelakang Istana Gubernur Sumsel itu pada tahun 2005 lalu. Saat itu, katanya ada warga sekitar atas nama Jumikan yang menawarkan diri untuk merawat lahan tersebut.
Tapi, ketika mau mengambil PBB pada Ketua RT 39 (Junaidi), ia melihat ada bangunan berbentuk rumah toko (Ruko).
"Saya terkejut saat melihat lahan yang saya beli Tahun 2005 sudah ada bangunannya berukuran 8x10 meter atau 80 M2, itulah tanah saya yang diserobot, ketika saya tanya kepada ketua RT, bangunan itu milik Jumikan (pengurus lahan). Saat itu juga saya datangi rumahnya dan bertemu istri Jumikan, ternyata mereka mau menguasai lahan saya,"katanya Selasa (19/12).
Dijelaskannya, kebaikan yang ia berikan kepada Jumikan berbuah penghianatan dengan penguasaan lahan. Diakuinya, ia sudah berusaha bertemu dan dimediasi oleh RT setempat untuk bicara baik-baik. Tapi, tidak ada itikat baik, sehingga pada Juni 2016, ia melaporkan Jumikan pada Polisi atas tuduhan penyerobotan dan menduduki lahan tanpa izin.
"Sampai sekarang laporan saya belum jelas. Belum ada hasil maksimal,"keluhnya.
Ia berharap, kedepan bangunan itu segera dibongkar. Sebelum pihak berwenang mengambil tindakan tegas atas penyerobotan lahan itu.
"Saya punya seritifikat hak milik (SHM) atas lahan itu, saya minta Jumikan segera angkat kaki dan membongkar bangunan di lahan saya,"katanya.
Terpisah mantan Ketua RT 39, Junaidi dikonfirmasi melalui sambungan telepon celular mengatakan, ia tidak mengetahui secara pasti dasar pengusaan lahan milik Ahmad Yudha oleh Jumikan itu.
"Saya sudah coba untuk komunikasi dengan Jumikan dan Yudha. Tapi belum bisa bertemu, saya tidak tau secara pasti," katanya.



