Sabtu, 15 Okt 2022 - 16:41:00 WIB - Viewer : 8596
AHY Dinilai Bisa Jadi Kunci Kemenangan Pilpres 2024
AMPERA.CO, Jakarta - Peneliti utama The Republic Institute, Sufyanto, menilai, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa menjadi kunci kemenangan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Karena, menurutnya, AHY termasuk salah satu figur calon wakil presiden dengan elektabilitas yang tinggi. Hal tersebut, terlihat dalam hasil survei perilaku pemilih di enam provinsi di Pulau Jawa yang mereka lakukan antara Agustus-September 2022
"Siapa Cawapres yang dipilih akan menentukan siapa Capres yang menang. Elektabilitas ketiga kandidat Capres yang sekarang ada, tidak ada yang menonjol, seperti pemilu 2014 atau 2019," kata Dr. Sufyanto dalam Proklamasi Democracy Forum bertajuk "Mencari Cawapres Penentu Kemenangan Dalam Pilpres 2024",Jumat (14/10/2022).
"Karena itu dibutuhkan Cawapres yang dapat memberikan kontribusi suara signifikan," kata dosen politik Unair ini
Sufyanto menjelaskan, berdasarkan survei se Jawa menunjukkan ada lima tokoh dengan elektabilitas tinggi sebagai Cawapres. Mereka adalah adalah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (12,4 persen), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (11,5 persen), Gubernur DKI Anies Baswedan (10,3 persen), Gubernur Jabar Ridwan Kamil (9,8 persen), dan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno (6,5 persen).
Dari lima nama itu, Sufyanto menilai, AHY paling potensial memberikan insentif suara terhadap Capres yang berpasangan dengannya nanti.
"Lebih dari 50 persen basis pemilih Demokrat sudah solid memilih AHY. Sudah tentu ini jadi modal bagi Capres yang berpasangan dengan AHY," ujarnya.
"Kalau AHY, semisal, berpasangan dengan Anies di Pilpres, maka lebih dari 70 persen basis pemilih Partai Demokrat akan memilih pasangan ini," katanya.
"Ini belum memperhitungkan basis pemilih Nasdem dan PKS yang juga solid." katanya.
Tingginya elektabilitas AHY sebagai Cawapres tersebar merata di berbagai kalangan pemilih, baik itu pemilih berdasarkan usia, jenis kelamin, agama, tingkat pendidikan, pekerjaan, penghasilan, dan organisasi massa (ormas).
Survei se-Jawa The Republic Institute ini menemukan publik lebih memposisikan AHY sebagai Cawapres daripada sebagai Capres.
Berdasarkan temuan survei mereka, yang dilakukan sejak 28 Agustus-12 September 2022, tingkat elektabilitas AHY sebagai Capres berada di urutan keempat dengan angka 4,1 persen, di bawah Ganjar Pranowo (24,7 persen), Prabowo Subianto (19,6 persen), dan Anies Baswedan (16,9 persen).
Sementara pada posisi Cawapres, AHY berada pada urutan dua dengan elektabilitas 11,5 persen, selisih tipis dari Ganjar yang mencapai 12,4 persen.
"Artinya masyarakat itu sudah punya pilihan. Jadi dalam riset voting behaviour, ada pemilih yang cenderung menempatkan tokoh-tokoh tertentu sebagai calon presiden atau calon wakil presiden," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, peneliti Indikator Politik Bawono Kumoro menambahkan pasangan Anies-AHY merupakan komposisi ideal sebagai pasangan Capres-Cawapres.
"Anies itu bukan tokoh partai, maka diperlukan figur Cawapres dari kalangan Partai Politik yang dapat menjamin stabilitas dan soliditas koalisi," pungkasnya.



