Rabu, 24 Feb 2016 - 19:53:00 WIB - Viewer : 10104

Aidil Adhari : Ahmad Nopan Plin Plan

Alam

AMPERA.CO/AT.PUTRA
Ketua Fraksi PDI-Perjuangan dan Dirut PT SP2J

AMPERA.CO, Palembang - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, yang duduk di Komisi II, Aidil Adhari menilai, Direktur Utama PT. Sarana Pembangunan Palembang Jaya (Dirut PT. SP2J), Ahamd Nopan, plin plan dengan apa yang disampaikannya kepada komisi dua dengan kenyataan dilapangan.

"Beberapa bulan lalu, dia (Ahmad Nopan-red) berbicara ketika rapat dengan komisi II, DPRD Palembang. Operasional bus rapit transit (BRT) Tranmusi untuk keluar kota, tidak efektif. Tapi, sekarang, operasional bus malahan ditambah untuk luar kota, ada apa ini ?,"katanya, saat dihubungi, Selasa (24/2).

Anggota DPRD Palembang dua periode ini mengatakan, kalau memang tidak efektik dan merugi. Mengapa harus ditambah jumlah operasional bus ke luar kota. Tentu, hal itu menjadi pertanyaan.

"Alasan mereka (PT SP2J) dulu, karena, pengeluaran terlalu besar. Pasalnya, bus hanya membawa penumpang dari Palembang saja. Ketika bus, hendak kembali ke Palembang, kosong atau tanpa penumpang, itu yang mereka sampaikan dulu kepada kami," ujarnya.

karena tidak efektif, sambungnya, PT. SP2J, sempat berencana untuk menghentikan atau meninjau ulang operasional bus ke luar kota.

"Tapi, ketika Kota Palembang dapat bantuan 50 bus dari Pemerintah Pusat. Operasional bus keluar kota, malahan ditambah. Ini kan aneh," katanya seraya mengatakan, sebaiknya bus dimaksimalkan untuk operasional dalam Kota Palembang saja.

Menyikapi hal itu, Dirut PT SP2J, Ahmad Nopan mengatakan, pihaknya sudah mendapat izin dari Bupati Ogan Ilir (OI) untuk mengantar penumpang. Sampai ke kantor Pemkab OI, Tanjung Senai. "Kami tidak pernah bicara, operasional keluar kota tidak efektif, kepada Komisi II,"katanya,tanpa menyebutkan pasti, berapa banyak bus yang operasional ke luar kota.

Bahkan, sambung Nopan, pihaknya akan menambah rute operasional bus keluar kota, yakni Banyuasin. Artinya, operasional keluar kota efektif. 

"Jumlah bus kita ada 120, ditambah 50 unit bus dari Pemerintah Pusat belum lama ini. Jadi total bus saat ini, 170 unit. Untuk memaksimalkan operasional dalam kota, itu akan kami maksimalkan,"pungkasnya.

Feri

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • palembang