Selasa, 27 Okt 2020 - 23:46:00 WIB - Viewer : 9412

Maureen : Pengembangan Kota Pusaka Tetap Berjalan

Rep : AT.Putra/Ed : Feri

AMPERA.CO, Palembang - Program pengembangan kota pusaka yang dimulai sejak 2013 tetap berjalan dan direalisasikan di wilayah Metropolis

"Pengembangannya, dilakukan secara bertahap karena perencanaannya berskala makro serta melibatkan berbagai sektor," kata Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan Wilayah, Bappeda Litbang Kota Palembang Maureen Arlini, Selasa (27/10/2020)

Maureen mengatakan, pihaknya masih melakukan peninjauan ulang terkait rencana aksi kota pusaka, seperti penataan kawasan tepian Sungai Musi dan Pulau Kemaro.

"Tahun-tahun sebelumnya sudah disusun rencana aksi, namun karena kurang anggaran dari APBN maupun APBD, tahun ini kami lakukan peninjauan ulang terkait apa saja yang akan diimplementasikan 2021," ujarnya.

Ia menambahkan, sejak Palembang ditetapkan menjadi anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) pada 2013, Pemkot Palembang sudah melaksanakan berbagai tahapan, seperti penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kota Pusaka kawasan Sekanak, Benteng Kuto Besak, dan Pasar 16 Ilir pada 2014.

Kemudian penyusunan Detail Engineering Design (DED) Kota Pusaka Kawah Tengkurep (2015), penyusunan DED Kota Pusaka Pulau Kemaro (2016), serta penyusunan dokumen manajemen plan kawasan BKB, penataan kawasan BKB, Monpera, Kampung Almunawar, Kampung Kapiten, dan Bantaran Sungai Sekanak juga pada 2016.

Kawasan-kawasan tersebut direncanakan menjadi kawasan kota tua yang menonjolkan kearifan lokal.

"Jika perencanaannya sudah final dan desainya siap, nanti tinggal jemput bola ke Kementerian PUPR atau bisa dari dana CSR untuk realisasinya," pungkasnya.

Diketahui, Palembang termasuk kota pusaka di Indonesia kategori A, karena banyak menyimpan aset pusaka sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang yang terletak di sepanjang tepian Sungai Musi.

Ragam pusaka yang ada di Kota Palembang juga cukup lengkap, seperti pusaka alam, ragawi, pusaka tak ragawi dan pusaka saujana.

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :