Jumat, 13 Nov 2015 - 23:24:00 WIB - Viewer : 6068
Prihatin dengan Kadin, Rachmat Gobel Putuskan maju Calon Ketum Kadin
AMPERA.CO, Jakarta -Mantan Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel secara resmi mendeklarasikan diri sebagai salah satu calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2015-2020 yang rencananya akan dipilih dalam Musyawarah Nasional (Munas) Kadin. Munas Kadin akan berlangsung 22-24 November 2015 di Trans Hotel, Bandung.
Dalam pidato deklarasinya, Rachmat Gobel bercerita, awalnya tak berencana mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Kadin. Ia justru berencana fokus pada bisnis yang selama ini dijalaninya.
"Setelah tak menjadi Menteri lagi, saya sebenarnya mau fokus saja dengan bisnis saya," kata Rachmat memulai penuturannya di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (13/11).
Namun pendiriannya berubah setelah beberapa kolega dan rekan terdekat memberikan dorongan kepada dirinya untuk mencalonkan diri Ketum Kadin.
"Baru dua minggu lalu saya memutuskan ini (menjadi Calon Ketua umum Kadin). Dan itu berkat dorongan dari teman-teman setia saya," katanya.
Ia pun mengaku prihatin melihat kondisi Kadin saat ini yang menurutnya kurang mendapat perhatian. "Kadin Indonesia itu satu-satunya Kadin yang memiliki Undang-undang. Artinya Kadin itu punya posisi yang sama dengan lembaga tinggi negara karena diatur dalam undang-undang," kata dia.
"Harusnya Kadin bisa menjadi wadah bagi para pengusaha sekaligus menjadi mitra bagi pemerintah. Tapi sekarang Kadin seperti tidak mendapat perhatian," katanya.
Kondisi ini, menurutnya disebabkan karena para pengusaha tanah air tidak bersatu. Banyak pihak-pihak, menurutnya, karena ego pribadinya berusaha memisahkan diri dan membuat kubu masing-masing sehingga pengusaha terpecah-pecah.
"Kalau di dalam negeri sendiri saja pengusaha tidak bersatu, bagaimana kita mau bersaing dengan negara lain. Kondisi ini lah yang mau saya ubah, saya ingin menyatukan pengusaha kita sehingga tidak terpecah-pecah. Kadin Bersatu Indonesia Kuat," katanya.
Alasan itu lah yang melatarbelakangi dirinya akhirnya mau terjun untuk memperebutkan posisi Kadin 1. "Saya harus melepas ego saya demi mencapai perubahan yang saya harapkan di tubuh kadin. Dan untuk mewujudkan perubahan itu, saya harus menjadi Ketua Kadin," tegas Gobel.
Feri Y



