Rabu, 22 Feb 2017 - 23:20:00 WIB - Viewer : 9208
Satpol PP Razia PKL Pasar Lemabang Dini Hari
AMPERA.CO, Palembang - Waktu baru menunjukkan pukul 04.30 dinihari namun puluhan personil dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang, sudah tiba di Pasar Lemabang, Rabu (22/2).
Kedatangan personil Satpol PP jelas membuat para pedagang kaki lima (PKL) kaget. Mengingat selama ini mereka tak pernah datang sepagi itu dalam melakukan penertiban.
Pedagang pun belum sempat membuka lapak jualan mereka. Tapi barang dagangan sudah berada di lokasi untuk dijualkan.
Pihak Satpol PP meminta pedagang untuk tidak berjualan. Karena lokasi yang ditempati pedagang tempat yang dilarang untuk melakukan aktivitas jual beli.
Raut kecewa pun begitu terpancar dari wajah pedagang. Mengingat pada hari itu mereka tak bisa berjualan. Dengan nada terpaksa mereka mengurungkan niat berjualan.
"Ya ya pak tidak jadi jualan,"kata salah seorang pedagang sembari meminta kepada petugas untuk tak mengambil perabotan dagangan mereka. Selain w pedagang untuk tak membuka lapak di lokasi yang dilarang.
Pedagang ini lebih memilih berjualan di badan jalan. Mengingat daya saing pasar dikawasan tersebut relatif banyak.
Padahal mereka memiliki kios berjualan di dalam pasar. Tapi karena ingin bersaing pedagang rela meninggalkan kios dan berjualan di badan jalan.
Kasi Ops Satpol PP Palembang, Heri Andriadi mengatakan, setelah diselidiki pihaknya, pedagang yang berjualan ternyata memiliki lapak resmi di dalam pasar. Tapi karena ingin bersaing mereka memilih berjualan diposisi dekat dengan jalan.
"Kata pedagang pemasukkan mereka lebih baik saat berjualan di badan jalan, dibandingkan di dalam pasar,"Ujarnya.
Tapi menggunakan badan jalan di lokasi yang dilarang suatu hal yang tidak dibenarkan juga. Oleh karena itu, pihaknya sedang mencari solusi. Supaya pedagang tetap bisa berjualan di tempat yang sudah disediakan dan mendapatkan penghasilan yang baik.
"Kalau kita biarkan badan jalan di sekitar Pasar Lemabang tambah semeraut,"katanya.
Pihaknya juga menjajaki komunikasi dengan PD Pasar supaya ikut berperan dalam menertibkan pedagang ini. Jangan sampai berjualan di lokasi yang dilarang.
"Kita kucing kucingan terus dengan pedagang,"pungkasnya.



