Kamis, 10 Agu 2023 - 21:39:00 WIB - Viewer : 4444
Telan Dana Rp 1,6 T, Dubes Australia dan Menteri PUPR Tinjau Pembangunan IPAL di Palembang
AMPERA.CO, Palembang - Guna memastikan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), di Kota Palembang yang menelan dana Rp 1,6 Triliun (T), berjalan sesuai rencana, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Dubes Australia Penny Williams PSM, tinjau langsung ke Palembang.
Hadir juga dalam peninjauan IPAL Sei Selayur, Gubernur Sumsel Herman Deru, Walikota Palembang Harnojoyo, dan pejabat Kementerian PUPR, pejabat Pemprov Sumsel dan pejabat Pemkot Palembang.
Proyek IPAL Kota Palembang senilai Rp 1,6 triliun atau setara dengan 160 juta dolar Australia, merupakan bantuan dari Pemerintah Australia.
Pada tahap awal, tersedia 8.000 sambungan rumah yang diperkirakan mampu memberikan manfaat kepada 40.000 warga Kota Palembang.
Tahap selanjutnya, proyek ini akan mencakup 21.700 sambungan rumah yang akan memberikan manfaat bagi 100.000 orang.
Williams mengungkapkan, kegembiraannya atas penyelesaian pembangunan instalasi pengolahan air limbah yang dimulai pada November 2020.
"Pencapaian ini sebagai langkah luar biasa yang akan meningkatkan akses terhadap sanitasi yang lebih baik bagi masyarakat Palembang serta membantu memperbaiki kondisi lingkungan sekitar," ungkapnya.
Williams menjelaskan, proyek Sanitasi Kota Palembang yang dikelola oleh Pemerintah Kota Palembang melalui tahap perencanaan, pembiayaan, dan konstruksi, akan terus dikelola dan dipelihara oleh Pemerintah Kota.
"Proyek ini menghadirkan sistem sanitasi modern di Palembang, yang diharapkan akan berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pelestarian lingkungan alam," jelasnya.
Williams menekankan pentingnya kemitraan yang kuat antara Pemerintah Australia, Pemerintah Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan Pemerintah Kota Palembang dalam mencapai keberhasilan proyek ini.
"Penghargaan Australia kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini selama tiga tahun terakhir," ujarnya.
Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo menjelaskan, Makassar dan Pekanbaru membangun dengan dana pinjaman, tetapi Kota Palembang dapat hibah dari Pemerintah Australia.
"Alhamdulillah kita dapat kepercayaan dan menerima dana hibah. Ini merupakan bukti bahwa pemerintah Australia percaya dengan kita," pungkasnya



