Senin, 13 Des 2021 - 23:57:00 WIB - Viewer : 7140

Banjir Tak Kunjung Surut, Pemkot Turunkan Alat Berat

Tim Redaksi ampera.co

AMPERA.CO, Palembang - Pemkot Palembang turunkan alat berat untuk menormalisasi sungai sepadat, untuk mengatasi banjir di perumahan Griya Mutiara dan Griya Buana Indah 2, Kecamatan Sukarame.

Berdasarkan pengakuan warga sekitar, banjir dikawasan tersebut sudah 1 bulan lebih, dengan ketinggian air selutut orang dewasa.

"Kami mohon, hal ini menjadi perhatian Pemkot Palembang untuk diatasi, air sudah masuk rumah lebih dari 1 bulan terkahir, warga terpaksa meninggalkan rumah dan mengontrak," kata Zili, Senin (13/12/2021).

Menyikapi adanya laporan warga, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, langsung turun kelapangan, dan berjanji segera menurunkan alat berat untuk memeriksa saluran yang tersumbat dan menormalisasi aliran sungai setempat.

"Alat berat sudah diturunkan untuk normalisasi sungai Sedapat, yang tersumbat akibat tingginya volume sampah yang langsung berdekatan dengan komplek rumah warga tersebut. Kita mohon kepada Pemprov Sumsel dan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Sumatera VIII, untuk dapat membantu dan berkoordinasi dengan orang yang dilapangan agar dapat menemukan solusi yang cepat dan akurat sehingga warga dapat kembali beraktivitas secara normal kembali," kata Fitri.

"Sungai Sedapat adalah sungai yang mengalir melalui TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sukawinatan. pada musim penghujan, sampah yang ditumpukan dekat dengan sungai kerap kali longsor dan memasuki aliran sungai, sehingga menghambat aliran air," ujarnya.

Fitri mengatakan pihaknya telah berupaya keras untuk menemukan dan menyelesaikan masalah banjir.
 
"Kita sudah melakukan banyak hal untuk melakukan normalisasi sungai Sedapat, seperti pengerahan beberapa unit alat berat dan survei oleh petugas dinas PUPR untuk menjamin kelancaran Sungai Sedapat. Hanya saja memang belum kelihatan hasilnya meski alat berat sudah dikerahkan.
Belum kami dapatkan solusi yang memuaskan, pasalnya seperti yang kita lihat sekarang rumah warga masih terendam," pungkasnya.
 
 

 

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :