Jumat, 24 Nov 2023 - 08:06:00 WIB - Viewer : 1328

Berikut Cara Sewa BMD di Pemkot Palembang

Ed : Trie Putra

Istimewa

AMPERA.CO, Palembang - Guna memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari, Barang Milik Daerah (BMD), Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menyampaikan, beberapa syarat terkait usulan sewa BMD.

Kabid Pengelolaan Aset Daerah BPKAD Palembang, A Surakhman, S.Kom MM, mengatakan, beberapa syarat yang harus dipenuhi penyewa diantaranya, adalah, penyewa mengajukan usulan sewa BMD ke pengguna barang.

"Selanjutnya, pengguna barang membuat kajian singkat atas usulan tersebut. Jika hasil kajian menyatakan bahwa itu tidak menggangu operasional BMD, maka usulan sewa bisa diterima, pengguna barang menyampaikan hasil kajian dan memohon persetujuan kepada pengelola barang melaui BPKAD Palembang," kata pria berkacamata ini, saat dibincangi, Kamis (23/11/2023).

Ketiga, sambung Surakhman, jika pengelola barang menyetujui, akan di lakukan penilaian sewa, oleh pejabat penilai dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) atau Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP).

"Kemudian, hasil penialian disampaikan ke penyewa, jika setuju, akan dilakukan perikatan perjanjian antara pengelola barang dengan penyewa, 2 hari sebelum tanda tangan perjanjian, penyewa harus bayar lunas ke rekening kas daerah. Terakhir, masa perjanjian sewa maksimal 5 tahun dalam 1 kali perjanjian dan dapat di perperpanjang dengan penilaian kembali," ujarnya.

Surakhman, mengaku, seusai arahan dari Pj Walikota Palembang H Ratu Dewa, BPKAD selaku pengelola barang, secara berkala melakukan sosialisasi, baik melalui media maupun rapat terbatas bersama OPD dilingkungan Pemkot Palembang.

"Sejauh ini sudah cukup banyak aset daerah yang dilakukan dimanfaatkan melalui sewa. Namun, harus dimaksimalkan, diperbanyak objeknya sehingga dapat meningkatkan PAD Kota Palembang. Tahun ini target PAD dari pemanfaatan aset sebesar Rp 1 M. Hingga 31 Oktober 2023 sudah terealisasi sebesar Rp 879 juta. Semoga target tersebut dapat dicapai atau bahkan di lampaui" pungkasnya.

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :