Minggu, 14 Jun 2015 - 20:20:00 WIB - Viewer : 9536

Car Free Day Di Jakabaring, Warga Masih Terkejut

Hendra

Foto: Hendra
Ilustrasi

AMPERA.CO, Palembang - Pemberlakuan Car Free Day atau hari tanpa kendaraan bermotor di Jakabaring kemarin sempat dikeluhkan warga. Pasalnya, banyak warga belum mengetahui sehingga saat akses jalan ditutup mulai depan Bank Sumsel Babel (Jl. Gubernur H Bastari)  hingga arah Rotunda Tugu Parameswara, Jakabaring Sport City (JSC) banyak warga terkejut dan kebingungan. Merekapun diarahkan berbelok kekiri masuk JSC lewat pintu samping menyisir jalan samping bank sumsel babel.

Andi (33), warga Plaju mengaku terkejut karena tidak diperbolehkan jalan lurus ke arah JSC. Saat distopkan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Kepolisian Andi dan temannya yang dibonceng sempat berdebat karena mereka harus buru-buru ke arah perumahan OPI. “Iya kami bingung juga kok tiba-tiba jalan ditutup. Padahal kami ingin cepat-cepat,” ujarnya.

Warga lainnya yang menggunakan mobil bahkan ada yang memarkirkan kendaraan didekat bank sumsel dan mereka berjalan kaki kearah tugu parameswara tersebut.

Hal yang sama dikatakan Ari dan temannya yang menjadi kru pada event balapan di dalam stadion JSC. Karena biasanya mereka masuk dari pintu utama JSC namun tiba-tiba jalan ditutup karena car free day. Merekapun sempat berhenti dan menelpon temannya didalam stadion. Namun petugas mengarahkan agar para pengendara berbelok kekiri masuk kedalam JSC kemudian keluar dari pintu utama JSC. Sedangkan dari arah OPI yang akan ke ampera diarahkan berbelok kekiri melintasi pasar induk jakabaring dan tembus dekat kantor BKN. 

Pada kesempatan itu, sepanjang jalan 200 meter kearah Rotunda tugu parameswara, JSC Jakabaring tersebut lenggang dari kendaraan bermotor. Dan saat bersamaan juga dipagi hari ada jalan santai yang diadakan keluarga besar kejaksaan. Menurut Amrullah, salah seorang pejalan kaki yang mengikuti jalan santai tersebut mengaku dengan adanya car free day tersebut membuat udara semakin lebih baik. 

“Coba bayangkan saja Mas, kalau banyak kendaraan bermotor apalagi yang mengeluarkan asap tentu udara bisa tercemar. Kalau bebas kendaraan bermotor kan olahraga bisa menjadi lebih segar,” tandasnya. Dia pun berharap agar car free day dapat berlangsung rutin sehingga dapat menjaga kesegaran udara yang ada.

Menurutnya, meskipun akses jalan ditutup namun petugas menyiapkan alternatif jalan baik masuk ke JSC lewat samping ataupun diarahkan melewati pasar Induk Jakabaring. Hal tersebut jelasnya tidak menjadi masalah karena kendaraan yang melintas pada pagi hari tidak terlalu banyak. Hanya saja, akibat pengalihan arus lalu lintas tersebut terutama di depan pasar induk jakabaring terjadi kemacetan kendaraan. Begitu juga saat masuk pintu samping JSC masih terlihat kemacetan antrian yang masuk. 

Kepala Bidang Wasdalops pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Isranedy mengatakan car free day di Jakabaring merupakan yang perdana sehingga dia memaklumi masih banyak warga yang terkejut. Adapun car free day tersebut diberlakukan mulai pukul 06.00-09.00 WIB. “Ini untuk mengakomodir warga yang ingin olahraga diseputaran jakabaring,” jelasnya. 

Diberlakukannya car free day tersebut, salah satu upaya Pemkot Palembang untuk mengurangi pencemaran udara di Kota Palembang.

"Kita harapkan car free daya bisa membuat udara segar bebas pencemaran. Selain itu, juga rutin dilakukan uji emisi secara rutin juga mereka laksanakan,” katanya

BerlianPratama

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • kebijakan