Selasa, 25 Okt 2022 - 16:39:00 WIB - Viewer : 9008
Elektabilitas Tinggi, Fraksi Demokrat DPRD Palembang Dukung AHY di Pilpres
AMPERA.CO, Palembang - Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Palembang, Chairudin Pelita Maret, mengaku, seluruh anggota fraksi mendukung penuh pencalonan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu diungkapkannya, saat dibincangi, Selasa (25/10/2022).
"Kita ketahui dari berbagai survei, elektabilitas Ketum AHY sangat tinggi, bahkan untuk Cawapres berada diurutan kedua setelah Ganjar Pranowo, tentu sebagai kader dan atas nama Fraksi Demokrat DPRD Palembang, kami mendukung penuh Ketum untuk maju sebagai Capres atau Cawapres dalam Pilpres 2024," katanya.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Palembang ini menambahkan, seluruh kader dan simpatisan Demokrat satu suara, agar ketum AHY maju pada Pilpres dan siap memenangkannya.
"Sebagai kader kami selalu siap untuk menjalankan intruksi dari partai. Apalagi terkait Pilpres 2024, dimana Ketum akan maju. Siap dimenangkan," katanya.
Sebelumnya, peneliti utama The Republic Institute Dr Sufyanto mengatakan, dalam Pilpres 2024 nanti, cawapres yang dipilih, akan menentukan siapa capres yang menang. Hal ini berdasarkan survei perilaku pemilih di enam provinsi se-Jawa yang digelar pada Agustus-September 2022.
"Elektabilitas ketiga kandidat capres yang sekarang ada, tidak ada yang menonjol, seperti pemilu 2014 atau 2019," kata Sufyanto dalam Proklamasi Democracy Forum bertajuk "Mencari Cawapres Penentu Kemenangan Dalam Pilpres 2024" Minggu (16/10/2022).
Karena itu, menurut Sufyanto, dibutuhkan Cawapres yang dapat memberikan kontribusi suara signifikan. Survei se-Jawa menunjukkan ada lima tokoh dengan elektabilitas tinggi sebagai cawapres.
Mereka adalah adalah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (12,4 persen), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (11,5 persen), Gubernur DKI Anies Baswedan (10,3 persen), Gubernur Jabar Ridwan Kamil (9,8 persen), dan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno (6,5 persen).
"Dari lima nama itu, AHY paling potensial memberikan insentif suara terhadap Capres yang berpasangan dengannya nanti. Lebih dari 50 persen basis pemilih Demokrat sudah solid memilih AHY. Sudah tentu ini jadi modal bagi Capres yang berpasangan dengan AHY," pungkasnya.



