Jumat, 28 Okt 2022 - 22:12:00 WIB - Viewer : 9472

Ketua Gerindra Palembang Kutuk Keras Aksi Pemukulan Terhadap Sopir Toko Bangunan

Rep : Alam

Ketua DPC Gerindra Palembang, M Akbar Alfaro

AMPERA.CO, Palembang - Viral di media sosial, pria bermobil menampar sopir toko bangunan, saat terjebak macet, di Jalan Torpedo, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Kemuning, Kamis (27/10/2022).

Hal itu mendapat perhatian berbagai pihak, salah satunya dari DPC Gerindra Palembang.

"Saya selaku ketua DPC Gerindra Palembang, menyangkan adanya tindakan fisik dari salah satu pihak yang berpotensi melanggar hukum" kata Ketua DPC Gerindra Palembang, M Akbar Alfaro, Jumat (28/10/2022).

"Saya menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar saling menghargai sehingga tidak perlu muncul gesekan-gesekan yang akhirnya malah merugikan semua pihak" ujarnya.

"Kami, mengutuk keras kekerasan yang dilakukan pasangan suami istri, yang melakukan kekerasan verbal dan fisik terhadap sopir toko bangunan yang viral," katanya.

Menurut anggota Komisi II DPRD Palembang ini, pihaknya siap memberikan pendampingan hukum bagi korban, dan akan mengawal kasus tersebut diproses secara hukum.

"Tidak ada pembenaran sama sekali atas tindakan kekerasan, saya tegaskan kami mengutuk keras prilaku orang tersebut," tegasnya.

Diketahui, sopir toko bangunan itu bernama Ripianto (31) Warga Jalan Srijaya, Kecamatan Alang-alang Lebar.

Ripianto ditampar oleh pria dan dimaki wanita yang diduga pasangan suami istri karena dipicu cekcok akibat macet di lokasi kejadian.

Detik-detik kejadian itu direkam oleh kernet yang juga rekan Ripianto lalu viral di grup whatsapp dan media sosial Instagram.

"Itu kejadiannya waktu saya lagi antre macet di Sekip, saat jalan macet itu, tiba-tiba mobil pelaku menerobos kemacetan dari jalur kanan tepat di samping mobil saya dan membuat kondisi jalan bertambah macet," kata Ripianto

"Dengan reflek saya menegurnya kemudian istrinya keluar tak lama suaminya pun turun juga dengan emosi, lalu marah-marah dengan menampar pipi dengan kuat sebanyak dua kali," katanya.

Ia menjelaskan, setelah kejadian itu, ia selesaikan dulu pekerjaannya. Kemudia melapor ke Polsek Kemuning.

"Semalam baru saya melapor ke Polsek Kemuning. Laporan saya sudah diterima, terus kata Polisi di sana sedang ditindaklanjuti. Saya harap pelaku bisa ditindak sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :