Senin, 01 Okt 2018 - 23:14:00 WIB - Viewer : 6036
Palembang Terima Bantuan Aplikasi Ur-scape dari Swiss
AMPERA.CO
AMPERA.CO, Palembang - Dianggap berpotensi untuk mengembangkan kota secara modern, Palembang akan terima bantuan aplikasi ur-scape atau aplikasi perencanaan pembangunan dari Pemerintah Swiss.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Litbang Kota Palembang Ir H M Harrey Hadi MS, mengatakan, Palembang merupakan kota kedua yang menerima bantuan itu setelah kota Bandung disusul Makassar dan Semarang.
Dijelaskannya, ur-scape merupakan aplikasi manajemen tata ruang berbasis data spasial dengan sumber terbuka dan data yang terintegrasi untuk mendukung keberlanjutan diperkotaan yang sedang berkembang pesat.
"Tentu manfaatnya sangat banyak. Seperti, aplikasi itu bisa membantu Walikota dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan kualitas tata ruang kota. Kemudian, piranti komunikasi yang menyatukan para jajaran Opd untuk mengambil keputusan dan membuat perencanaan kota yang lebih terpadu," katanya, usai melakukan rapat dan teleconference dengan Future Cities Laboratory (FCL) Singapore mengenai Ur-Scape, Senin (1/10).
Selain itu, sambung Harrey, manfaat lain dalam penerapan ur-scape itu adalah, identifikasi dan pengelolaan data lebih muda. Terutama mengenai infrastruktur perkotaan seperti, sistem drainase, genangan air, sebaran lokasi banjir, sebaran kemacetan dan lainya.
"Belajar dari Pemkot Bandung yang sudah menerapkannya lebih dulu yakni 4 September 2018, sangat banyak manfaatnya. Mudah-mudahan awal Tahun 2019 aplikasi ini sudah bisa kita terapkan di Palembang, kalau tidak ada halangan Selasa 9 Oktober nanti kita akan melakukan MoU yang langsung dilakukan Walikota Palembang H Harnojoyo dengan dengan direktur FCL Singapura," bebernya.
Menyikapi itu, Sekda Palembang Harobin Mustofa mengatakan, ia menyambut baik terobosan yang dilakukan Bappeda Palembang.
"Ada beberapa kriteria kota yang bisa menerima bantuan dari Pemerintah Swiss tersebut. Diantaranya, kota yang perkembangannya cepat dan pesat, kota Metropolis yang mampu mengembangkan wilayahnya dan lainnya," katanya seraya berharap kedepan aplikasi itu bisa dimanfaatkan untuk perencanaan dimasing-masing sektor dengan berbasis spasial.



