Senin, 03 Sep 2018 - 23:15:00 WIB - Viewer : 6420
Untuk Pertahankan Adipura, DLHK Palembang Harus Serius
AMPERA.CO, Palembang - Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Sulaiman Amin, menegaskan untuk mempertahankan penghargaan Adiputa diperlukan keseriusan dari dinas terkait.
"Saat ini penilaian Adipura yang dilakukan tim penilai dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) sudah memasuki tahapan verifikasi. Tim penilai akan segera melakukan verifikasi terhadap penilaian pertama (P1) dan Penilaian Kedua (P2)," katanya, Senin (3/9).
Dikatakan mantan kepala dinas perhubungan (Dishub) Palembang ini, pada tahapan verifikasi yang rencananya akan dijadwalkan pada tanggal 5-6 September nanti, tim penilai akan kembali mengecek titik Organisasi Perangkat Daerah (Opd), Kecamatan, Kelurahan, termasuk Sekolah, Puskesmas, kawasan pemukiman serta taman, saluran air dan sungai.
"Rapat yang kita laksanakan hari ini, untuk persiapan verifikasi terkait penilaian P1-P2 yang sudah dilakukan. Disinilah dapat kita lihat apakah ada peningkatan dalam penilaian," ujarnya.
Menurutnya, melalui rapat yang dilaksanakan hari ini, OPD terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serius dalam melakukan penanganam sampah, dengan aktif melakukan kegiatan kebersihan dan melakukan koordinasi dengan pihak lain.
Seperti koordinasi dengan pengelola pasar yang ada di Kota Palembang. Pasalnya, pasar saat ini jadi sorotan penilaian yang dilakukan. Dimana, penumpukan sampah masih sering terjadi, serta tidak ada pemilahan dan pengomposan.
"Jika DLHK tidak kreatif, maka Adipura serta Adipura Kencana tidak akan pernah singgah lagi ke Palembang. Sesuai instruksi Walikota, untuk tahun 2018 Palembang harus kembali mendapat Adipura Kencana," katanya.
Ia menambahkan, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan. Karena peran serta masyarakat menjadi kunci Pemerintah dalam menjaga kenyamanan masyarakat.
Selain itu, DLHK Kota Palembang juga dapat aktif melakukan pembinaan, bukan hanya melakukan aktifitas pengangkutan sampah.
"Kembangkan lagi bank sampah, jangan terus mengeluh soal Tempat Pembuangan Sampah (TPA). Karena melalui 3R, menjadi solusi penanganan sampah di Palembang," pungkasnya.



