Rabu, 03 Apr 2019 - 00:32:00 WIB - Viewer : 5406

Gerindra Palembang Pecat Caleg Penghianat

Tim / Ed : Fery

Cik Naya menghadiri kampanye akbar Jokowi-Maaruf Amin di PSCC Palembang, Selasa (2/4)

AMPERA.CO, Palembang - Dukungan yang dilakukan Calon Legislatif (Caleg) Partai Gerindra Cik Naya pada Jokowi-Maaruf, berujung pada pemecatan sekaligus pencabutan Kartu Tanda Anggota (KTA) karena dianggap sebagai penghianat.

Cik Naya merupakan Caleg Gerindra Dapil VI, meliputi Kecamatan Kertapati, Seberang Ulu (SU) 1 dan Jakabaring Nomor urut 4, diketahui menghadiri kampanye Jokowi di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Selasa (2/4) siang.

Atas temuan itu, Ketua DPC Gerindra Palembang bersama sekretaris Nazili, Bendahara Adzanu Getar Nusantara dan pengurus lainnya langsung melakukan rapat, hasilnya semua pengurus sepakat memecat sekaligus mencabut KTA Parati Gerindra atas nama Cik Naya.

Ketua DPC Gerindra Palembang, Sri Wahyuni mengatakan, apa yang dilakukan caleg tersebut sudah melenceng dari anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Gerindra yang sudah menyatakan dukungan pada Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019.

"Harusnya sebagai pengurus yang menduduki jabatan sebagai wakil sekretaris di DPC Gerindra Palembang, taat pada aturan partai, yang jelas-jelas mengusung Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019, atas penghianatan tersebut kami bersama pengurus partai memecat dan mencabut KTA Cik Naya," katanya, Selasa (2/4) malam.

Perempuan yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Palembang ini, menambahkan, Gerindra berkomitmen menjalankan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerindra di rumah Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018),

Ia juga menginstruksikan kepada segenap pengurus dan kader agar tunduk dan patuh pada keputusan tersebut. 

"Kami akan berjuang all out untuk memenangkan pemilu legislatif dan paslon Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Karena itu soliditas partai harus terjaga," tegasnya.

Sekretaris DPC Gerindra Palembang H Nazili mengatakan, Partai Gerindra dengan tegas telah mencabut status keanggotaannya terhitung, 2 April 2019.

"Keputusan partai sudah keluar. Cik Naya diberhentikan dari partai Gerindra," pungkasnya.

    TAGS   :

Komentar Berita