Jumat, 17 Apr 2015 - 14:31:20 WIB - Viewer : 10972

Mahasiswa lebih memilih untuk menyeberang langsung, Pemanfaatan JPO UMP Kurang Efektif

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Universitas Muhammadiyah Palembang. Foto: AMPERA.CO/Kurniahadi

AMPERA.CO, PALEMBANG – Meskipun jembatan penyeberangan sangat efektif untuk menghindarkan konflik antara pejalan kaki dan kendaraan, namun tingkat pemanfaatannya masih rendah. Hal ini seperti terlihat pada pemanfaatan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di depan Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP).

Iwan (33), yang berprofesi sebagai penjual gorengan disekitar kampus Universitas Muhammadiyah mengaku, setiap harinya sedikit sekali pejalan kaki yang menyeberangi jalan dengan memanfaatkan fasilitas JPO, dan lebih banyak menyeberang langsung menerobos kendaraan yang berlalu-lalang. Tak jarang, sering sekali terjadi insiden adu mulut antara pejalan dengan pengguna kendaraan karena hampir tertabrak.

Berdasarkan wawancara AMPERA.CO terhadap beberapa pejalan kaki yang menyeberangi jalan tanpa melalui JPO, mereka mengaku enggan menggunakan jembatan karena malas dan melelahkan, serta kondisi jembatan yang tidak menyenangkan seperti, ketinggian jembatan, terjalnya tangga, serta adanya pengemis.

Susanti, seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta mengaku, ia lebih memilih untuk menyeberang langsung karena menghemat waktu.

“untuk menghemat waktu aja, lebih baik mengambil resiko karena merasa lebih cepat dan praktis karena tidak perlu naik turun tangga. Tapi ya kita juga berhati-hati” Ujarnya.

Fenomena ini tentu dapat meningkatkan resiko kecelakaan karena minimnya kesadaran pejalan kaki untuk menyeberang menggunakan JPO.

Syarifudin (51), salah seorang pejalan kaki yang memanfaatkan JPO berharap pemerintah perlu mengupayakan strategi untuk meningkatkan pemanfaatan JPO.

“Menurut saya perlu diupayakan untuk mengurangi waktu maupun jarak menyeberang agar dapat meningkatkan pemanfaatan jembatan penyeberangan, salah satunya mungkin dengan memasang pagar pembatas di trotoar.” Ungkapnya.(AM6)

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • palembang