Selasa, 24 Agu 2021 - 22:37:00 WIB - Viewer : 2696

Abaikan Prokes, Warga Berebut Antrian Vaksin

Ed : Fery

AMPERA.CO, Palembang - Sekitar seribuan warga yang ada di Metropolis memadati lapangan sekolah Maitreyawira, yang terletak di Jalan Residen Abdul Rozak, Kecamatan Ilir Timur IT) II, untuk mengantri untuk melakukan vaksinasi Covid-19, kategori masyarakat umum, Selasa (24/8/2021).

Padatnya warga membuat kerumunan tidak terhindarkan. Akibatnya peserta mengabaikan penerapan protokol kesehatan (Prokes).

Tingginya antusias itu membuat warga yang datang melebihi 1.000 kuota dosis vaksin yang disediakan panitia. Tak hanya menimbulkan kerumunan, vaksin masal itu juga menimbulkan kericuhan, hingga membuat petugas keamanan melakukan penertiban dan membubarkan massa.

Seorang peserta vaksinasi Covid-19, Bastiar, mengatakan, peserta mulai berdatangan sejak subuh, sebagian besar mereka tidak berhasil mendaftar secara daring (online), sehingga harus datang langsung ke lokasi vaksinasi.

"Setibanya di lokasi peserta merasa kecewa, karena tidak semua yang datang mendapat nomor antrian dari panitia pelaksana. Belum sempat disuntik panitia sudah menghentikan pelaksanaan vaksinasi pada pagi ini," kata Bastiar.

Salah seorang warga Palembang, Nurhakim Raden mengatakan, panitia penyelenggara vaksinasi covid-19 massal ini harus bertanggungjawab atas kerumunan warga tersebut. Karena hal itu sudah melanggar aturan yang dibuat pemerintah, terlebih lagi, saat ini Palembang masih menjalankan PPKM.

"Penyelenggara harus ditindak tegas. Tidak ada pengecualian untuk masalah hukum," katanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0418/Palembang, Kolonel Infantri Heny Setyono, mengatakan, kerumunan massa itu terjadi akibat tingginya animo masyarakat untuk dapat divaksin. Sementara kuota vaksin dari panitia sangat terbatas.

"Atas peristiwa itu, akan menjadi evaluasi pada pelaksanaan vaksinasi berikutnya sehingga dapat mengantisipasi potensi terjadinya kericuhan yang sama. Salah satu caranya bisa melalui pembagian jam pelaksanaan, bagi masyarakat yang belum divaksin, diharap bersabar," pungkasnya.

 

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :