Kamis, 10 Mar 2016 - 19:40:00 WIB - Viewer : 5552

BenarkahTanah Negara Diperjual Belikan ?

Alam

AMPERA.CO/AT.PUTRA
Foto atas demo dihalaman kantor Setda Palembang. Foto bawah audiensi dengan Asisten I,II, IV dan dinas terkait

AMPERA.CO,PALEMBANG - Puluhan masa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Palembang, melakukan aksi demo, di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, Kamis (10/3) menuntut agar Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, lebih tegas dalam mempertahankan aset milik daerah. Pasalnya, lahan seluas 1,1 hektar di Jalan Kapten Marzuki, Kelurahan Sungai Pangeran, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Kota Palembang dikuasai pengusaha PT Thamrin
 
"Ini kan aneh, tanah Pemerintah bisa dikuasai pengusaha. Apa dasarnya, apa tanah Pemerintah diperjual belikan, sekarang pembangunan showroom tersebut sedang berlangsung,"kata, Koordinator Aksi (Korak), Rubi Indiarta, usai melakukan aksi.
 
Rubi mengatakan, pembangunan showroom mobil milik salah seorang pengusaha besar di Palembang itu sangat tidak wajar. Karena, selain berdiri diatas tanah milik negara, proses perizinannya juga diduga tidak melalui aturan dan prosedur.
 
"Lahan itu, dulu diperuntukan sebagai lapangan sepak bola, voli dan basket. Mengapa sekrang bisa dibangun showroom, dan parahnya lagi, Pemkot Palembang bisa keluarkan izin pembangunannya denan terbitnya IMB Nomor 0295/IMB/KPPT/2015, tertanggal 10 April 2015,"katanya.
 
Dengan demikian, sambung Rubi, pihaknya mendesak agar Pemkot Palembang, bisa menjelaskan data milik Pemkot Palembang dan mencari oknum yang melakukan jual beli aset daerah pada pengusaha.
 
"Kami minta, Pemkot Palembang segera menghentikan pembangunan yang sedang berlangsung,"ulasnya.
 
Terpisah, Asisten I Bidang Pemerintahan, Setda Palembang, Harobin menegaskan, pihaknya segera membentuk tim khusus untuk memastikan kebenaran lahan tersebut milik Pemkot Palembang.
 
"Kami segera bentuk tim khusus, kalau itu benar milik kita. Segera kami stop pembangunannya,"ujarnya didampingi, Asisten II, IV dan beberapa dinas terkait lainnya, saat menerima perwakilan pendemo, di ruang rapat Asisten IV.
 
 

Feri

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • palembang