Selasa, 07 Mar 2017 - 22:59:00 WIB - Viewer : 5472

Evaluasi Tim KLHK, Adipura Kota Palembang Terancam Lepas

Rep : AT.Putra / Ed : Feri

AMPERA.CO, Palembang - Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menilai Kota Palembang terancam tidak akan mendapatkan Piala Adipura. Penilaian ini berdasarkan hasil evaluasi tahap pertama tim KLHK.
 
Dirjen Pengelolaan Sampah KLHK, Sudirman mengatakan, tidak gampang meraih penghargaan Adipura. Apalagi Adipura Kencana, bersih saja tidak akan cukup untuk meraihnya.
 
"Memang Kota Palembang ini nilai kategorinya baik, namun masih perlu lagi ditingkatkan. Karena banyak kota-kota lainnya yang nilainya sangat baik,"Katanya, usai acara Pembinaan Program Adipura, bertempat di ruang rapat Parameswara, Setda Palembang, Selasa (7/3).
 
Disebutkannya, saat ini setiap daerah berlomba-lomba untuk mendapatkan nilai terbaik guna meraih Adipura. Tapi, untuk meraih Adipura bukan hanya mendapatkan nilai baik saja. Sekarang kriteria harus baik sekali dan penilaiannya tajam sekali. Kota Adipura bukan hanya bersih, tapi harus ada value (nilai) yang berkelanjutan. Jadi bukan hanya bersih saja.
 
"Kalau Palembang sampai sekarang nilainya hanya baik,"ujarnya.
 
Sambungnya, dalam melakukan perbaikan dari evaluasi tim KLHK, Pemkot Palembang harus segera mungkin melakukan perbaikannya. Makanya pemerintah harus bergerak dan masyarakatnya diajak.
 
"Dalam penilaian kami, nilai Kota Palembang saat ini diangka 71. Nilai itu baik, namun belum sangat baik dan masih di bawah. Minimal berada di papan tengah baru mendapatkan Adipura. Jadi bukannya tidak layak, hanya belum sangat baik saja,"bebernya.
 
Sementara itu, tim Kementerian KLHK Yenny Purnawati, mengatakan, banyak kriteria yang belum baik nilainya dan masih perlu diperbaiki oleh Pemkot Palembang. Bahkan kriteria yang dinilai masih berada di zona kuning yang nilainya di bawah standar.
 
"Banyak kriteria yang perlu jadi perhatian. Diantaranya seperti peraira terbuka yakni Sungai Bendung dan Sungai Musi yang masih banyak sampah. Begitu juga kriteria pasar dan terminal yang nilanya masih zona kuning. Kalau untuk kriteria lainnya sudah aman. Biasanya lemah nilainya ini  dalam penggelolaan sampah pasar,"katanya.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Palembang Faisal mengatakan, Adipura menjadi tanggung jawab bersama dan bukan hanya DLHK. Banyak nilai yang masih kecil setelah dilakukan evaluasi. Maka itu perlu ada perbaikan.
 
"Kita sudah perintahkan kepada Camat dan Luruh untuk memantau wilayahnya. Nilai kecil kita perbaiki dan nilai yang bagus kita pertahankan," Pungkasnya.

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • palembang