Sabtu, 16 Apr 2016 - 20:51:00 WIB - Viewer : 5936

Lurah Tertangkap Pesta Sabu, Walikota Diminta Tegas

Alam

AMPERA.CO/AT.PUTRA
Ketua DPRD Palembang, H Darmawan

AMPERA.CO, PALEMBANG - Panangkapan Lurah 36 Ilir oleh, satuan unit IV Sat Res Narkoba Polresta Palembang saat tengah asyik berpesta sabu, sangat disayangkan oleh, DPRD Palembang.

Ketua DPRD Palembang H Darmawan mengatakan, pejabat yang seharusnya jadi contoh buat masyarakat, malah memberikan contoh buruk. Tentunya, pihaknya berharap, agar Walikota Palembang mengultimatum kepada semua pejabat yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

"Ya saya sudah dengar soal itu (Lurah ditangkap pesta sabu). Kami sangat menyayangkan hal itu, kami minta Walikota Palembang tegas menyikapi hal ini,"katanya, Sabtu (16/4).

Sambungnya, Walikota sudah seharusnya memberikan peringatan keras kepada semua bawahannya. Khususnya pejabat yang ada dilingkungan Pemkot Palembang, atas kejadian ini, pihaknya meminta semua PNS di tes.

"Jangan sampai hal seperti ini terulang kembali, sangat disesali hal ini terjadi,"ujarnya.

Menurut Politisi PDI-Perjuangan ini, narkoba sudah menjadi musuh negeri ini. Jadi, sudah sepatutnya kepala daerah mensosialisasikan hal itu kepada semua pihak, terkhusus bagi abdi negara.

"Kita ketahui, narkoba ini sudah menjadi musuh negara. Jangan sampai narkoba merusak kehidupan,"imbuhnya.

Sebelumnya, kita ketahui, Lurah 36 Ilir Palembang, Mirinsyah (49) ditangkap aparat unit IV Sat Res Narkoba Polresta Palembang saat tengah asyik berpesta sabu. di halaman teras rumahnya, Jalan Sapta Marga, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Sabtu (9/4) lalu.

Bersama Mirinsyah, turut diamankan tiga rekannya Filip (25), Nungci (34), dan Susyanto (30). Penangkapan dilakukan petugas setelah mendapatkan laporan dari warga yang mengatakan jika di kediaman lurah tersebut kerap dilakukan pesta nakroba.

Sementara itu, Kepala BNN Palembang, Ismail mengatakan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan atasannya untuk kebijakan proses rehabilitasi empat tersangka.

"Kemungkinannya rehab jalan. Tapi belum final, masih kita koordinasikan,"pungkasnya

Feri

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • palembang