Jumat, 26 Feb 2016 - 20:57:00 WIB - Viewer : 7412
30 Persen SD di Palembang Rusak Parah
Foto net
AMPERA.CO,PALEMBANG - Dari 266 bangunan Sekolah Dasar (SD) di Kota Palembang, 70 persen diantaranya mengalami rusak, dengan kategori rusak sedang dan parah.
"70 persen SD kita rusak. 30 persen diantaranya rusak parah atau tidak layak lagi untuk dilakukan aktivitas belajar mengajar,"ungkap, Kabid TK/SD, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang, Sutriana, Jumat (26/2).
Sutriana mengatakan, angka itu didapat berdasarkan hasil tinjauan yang dilakukan pihaknya ke SD yang ada di Metropolis. SD yang mengalami rusak parah diantaranya, SD 149, 164 dan lainnya.
"Bahkan, SD 149 pernah diberitakan sudah hampir roboh. Kami tidak pungkiri, hal itu memang benar,"ujarnya.
Selain itu, sambungnya, masih banyak juga SD yang kurang lokal belajar. Dimana, saat ini ada 1 lokal sekolah diisi oleh 40-42 siswa. Padahal, idealnya 1 lokal itu diisi oleh 32 siswa saja.
"Misalnya SD yang ada di Kecamatan Seberang Ulu (SU) 1. Siswanya disana ada 660 siswa, tapi lokalnya hanya ada 8 lokal. Itu kan belum ideal,"ujarnya.
Menurutnya, untuk melakukan perbaikan, pihaknya mengalami keterbatasan anggaran. Kalau hanya mengandalkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang saja, tidak akan bisa.
"Perbaikannya dilakukan bertahap, tidak bisa sekaligus. Masih banyak juga SD yang tidak memiliki sarana dan prasarana, tentu hal itu sangat penting, guna menunjang aktivitas pendidikan,"sebutnya.
Sutriana berharap, kedepan bantuan dana dari Pemerintah Pusat untuk dunia pendidikan di Kota Palembang bisa lebih meningkat.
"Kami harap bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat bisa meningkat,"tutupnya tanpa menyebutkan pasti, berapa besaran DAK untuk Kota Palembang Tahun 2015 lalu.
Terpisah, Ketua Komisi III, DPRD Palembang, Ali Subri mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, harus memprioritaskan dunia gedung dunia pendidikan agar segera diperbaiki, terutama bangunan yang sudah mengalami rusak parah.
"Harus diprioritaskan. Pendidikan sangat penting keberlangsungan bangsa dan negara. Jadi haru diutamakan,"pungkasnya.
"Harus diprioritaskan. Pendidikan sangat penting keberlangsungan bangsa dan negara. Jadi haru diutamakan,"pungkasnya.
Feri



