Sabtu, 04 Apr 2015 - 00:55:41 WIB - Viewer : 39788

5 fakta unik Ka`bah

AMPERA.CO - ka`bah, yang berada di dalam areal masjidil haram, Kota Makkah memang tidak pernah sepi dikunjungi umat islam di seluruh dunia, baik untuk shalat maupun tawaf. ka`bah adalah monumen suci bagi kaum muslim (umat Islam), dan merupakan bangunan yang dijadikan patokan arah kiblat atau arah patokan untuk hal-hal yang bersifat ibadah bagi umat islam di seluruh dunia seperti shalat. Juga, umat muslim yang mempunyai kemampuan diwajibkan mengunjungi ka`bah untuk haji dan umrah.

Namun dibalik aspek ibadah itu, tahukah Anda kalau ada beberapa fakta unik dibalik ka`bah yang patut untuk kita ketahui. Berikut 5 fakta unik ka`bah yang berhasil dirangkum redaksi AMPERA.CO :

1. ka`bah merupakan Zero Magnetism Area

Zero Magnetism Area merupakan area dimana tidak ada daya tarik-menarik antara dua kutub medan magnet, yang terletak ditengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan. Apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.

Nah, setelah dilakukan penelitian panjang, ternyata ka`bah merupakan Zero magnetis area. So, jangan heran jika orang yang tinggal di Makkah akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Hal ini jugalah yang menyebabkan orang yang mengelilingi ka`bah (tawwaf) pada saat haji atau umroh, merasakan seolah-seolah fisik-nya seperti di-charge ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

2. ka`bah memancarkan energi positif

Ketika orang Salat menghadap ka`bah akan memancarkan energi positif. Jadi dapat Anda bayangkan energi positif yang terpusat di ka`bah, dan juga menjadi pusat gerakan salat sepanjang waktu karena diketahui waktu salat mengikuti pergerakan matahari.

Itu artinya, setiap waktu sesuai gerakan matahari selalu ada orang yang sedang shalat. Jika sekarang seseorang sedang melakukan salat Ashar, demikian pula wilayah yang lebih barat akan memasuki waktu Ashar dan seterusnya atau dalam waktu yang bersamaan orang Indonesia salat Ashar orang yang lebih timur melakukan salat Maghrib demikian seterusnya.

Saat seseorang memandang ka`bah secara ikhlas, akan memberikan ketenangan jiwa. Aturan untuk tidak mengenakan penutup kepala bagi pria seperti peci atau topi, ternyata memberikan manfaat. Karena rambut yang ada di tubuh manusia bisa berfungsi sebagai antena untuk menerima energi positif yang dipancarkan oleh ka`bah. 

3. ka`bah mengeluarkan sinar radiasi.

Planet bumi mengeluarkan semacam radiasi, yang kemudian diketahui sebagai medan magnet. Penemuan ini sempat mengguncang National Aeronautics and Space Administration (NASA), badan antariksa Amerika Serikat, dan temuan ini sempat dipublikasikan melalui internet.

Namun, setelah 21 hari dipublikasikan, website yang mempublikasikan temuan itu hilang dari dunia maya. Meskipun begitu, keberadaan radiasi itu tetap diteliti, dan akhirnya diketahui kalau radiasi tersebut berpusat di kota Makkah, tempat di mana ka`bah berada.

Yang lebih mengejutkan, radiasi tersebut ternyata bersifat infinite (tidak berujung). Hal ini terbuktikan ketika para astronot mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih tetap terlihat. Para peneliti muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara ka`bah di planet bumi dengan ka`bah di alam akhirat.

4. ka`bah memiliki tekanan gravitasi tinggi

ka`bah dan sekitarnya merupakan sebuah area dengan gaya gravitasi yang tinggi. Ini menyebabkan satelit, frekuensi radio ataupun peralatan teknologi lainnya tidak dapat mengetahui isi di dalam ka`bah.

Selain itu, tekanan gravitasi tinggi juga menyebabkan kadar garam dan aliran sungai bawah tanah tinggi. Inilah yang menyebabkan salat di Masjidil Haram tidak akan terasa panas meskipun tanpa atap di atasnya.

Tekanan gravitasi yang tinggi memberikan kesan langsung kepada sistem imun tubuh untuk bertindak sebagai pertahanan dari segala macam penyakit.

5. ka`bah adalah tempat ibadah tertua

Pembangunan ka`bah telah dilakukan sejak zaman Nabi Adam AS. Ada pula sumber yang menyebutkan, kalau ka`bah telah dibangun semenjak 2000 tahun sebelum Nabi Adam diturunkan. 

Pembangunannya pun memerlukan waktu yang lama karena dilakukan dari masa ke masa. Menurut sebagian riwayat, ka`bah sudah ada sebelum Nabi Adam AS diturunkan ke bumi, karena sudah dipergunakan oleh para malaikat untuk tawwaf dan ibadah. Ketika Adam dan Hawa terusir dari Taman Surga, mereka diturunkan ke muka bumi, diantar oleh malaikat Jibril. Peristiwa ini jatuh pada tanggal 10 Muharam.

(editor : fyo, dari berbagai sumber)