Kamis, 19 Jul 2018 - 18:59:00 WIB - Viewer : 3460

544 Petugas PLN Siaga di Venue Asian Games

rep : AT.Putra/Ed:Feri

Ist

AMPERA.CO, Palembang - PT PLN (Persero)  Wilayah Sumatera Selatan Jambi Bengkulu (WS2JB) memastikan soal kelistrikan selama perhelatan akbar Asian Games 2018 aman, dengan mensiagakan petugas sebanyak 544 orang di 23 venue Asian Games.

"Setiap Venue akan dijaga 24 jam dibagi dalam dua sampai tiga shift petugas secara bergantian," kata Manager Bidang Distribusi PLN WS2JB, Abdul Haris, usai melaksanakan gladi bersih Kelistrikan Asian Games 2018, di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Kamis (19/7).

Menurutnya, setiap venue dijaga oleh empat orang petugas PLN dibagi dalam dua hingga tiga shift untuk siaga listrik di JSC. Sehingga jika terjadi masalah listrik petugas di lapangan bisa langsung mengetahui.

Selain itu, pihaknya sudah melakukan perkuatan venue diantaranya pada Stadion Utama Jakabaring (genset 4 x 500 Kva dan trafo back up 1.500 Kva), Venue Dayung (Genset 4 x 250 Kva dan UGB 400 Kva), Stadion Bumi Sriwijaya (genset 2 x 400 KvA + 250 KVA dan UGB 400 KVA), Venue Voli Pantai (genset 400 KVA dan UGB 400 KVA), Sriwijaya Promotion Centre (genset 400 KVA dan UGB 400 KVA), Venue Sepak Takraw (genset 400 KVA dan UGB 2 x 400 KVA), Venue Menembak (genset 2 x 400 KVA dan UGB 2 x 400 KVA), serta Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin 2 (genset 250 KVA).

Menurutnya, beban puncak total Sumatera Selatan dari tahun 2010 hingga 2018 meningkat 23,76 persen atau sebesar 325,76 MW.

"Hal ini juga sejalan dengan peningkatan Daya Mampu Pembangkit di Sumatera Selatan, sebesar 24,35 persen yakni pada tahun 2010 sebesar 825 MW menjadi 1.406 MW pada tahun 2018," katanya.

Dijelaskannya, untuk beban puncak Sumatera Selatan sebesar 817 MW dengan kesiapan pembangkita sebesar 1.406 MW, sehingga ada cadangan sebesar 589 MW. Sedangkan sistem Palembang disuplai oleh jaringan 150 KV dan 70 KV dengan daya mampu pembangkit 821,8 MW serta beban puncak 52 MW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 309,8 MW.

"Secara teori listrik kita tak ada lagi kendala, tapi butuh kita uji supaya listriknya benar benar mampu diandalkan," pungkasnya

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :