Rabu, 25 Des 2019 - 10:24:00 WIB - Viewer : 890

Air PDAM Keruh, Pengamat : Tanda Direksi Tak Mampu

Tim / Ed : Fery

Ist

AMPERA.CO, Palembang - Pengamat Sosial Politik Sumsel, Bagindo Togar Butarbutar, menganggap, jajaran direksi PDAM Tirta Masi Palembang tidak mampu dalam mengelola kualitas bahan baku air bersih.

"Sangat miris, air sungai kita yang melimpah ruah, tapi tidak bisa diolah dengan baik. Ini jelas ketidakmampuan direksi mengantisipasi problem kwalitas air yang buruk. Ketersediaan air bersih nan sehat sudah menjadi kewajiban. Bila tidak kapabel, reshufle saja dewan direksi maupun para staffnya," kata Alumni Universitas Sriwijaya ini, Rabu (25/12).

Pria yang biasa bersuara lantang ini, mengatakan, sangat ironis, ketika suatu daerah yang memiliki sungai terbesar dan terpanjang di negeri ini, masih tidak maksimal mengelola kwalitas, kuantitas dan distribusi airnya.

"Bila masih ditemukan permasalahan serius terkait kwalitas bahan baku air bersih sangatlah tidak wajar. Sepantasnya rakyat Palembang ini mengkonsumsi air steril 24 jam per hari sepanjang tahun, karena diproses melalui proses water treahment modern disetiap blok instalasi milik PDAM Tirta Musi, karena tidak sedikit Kota di Negeri ini, tidak memiliki sungai atau sungai hanya memiliki sungai kecil, tapi manajemen distribusinya relatif sangat memuaskan warga pelanggannya. Kita sudah punya sungai Musi, tapi pengelolaannya tidak baik," katanya.

Namun, sambungnya, untuk memperbaiki itu semua, tidak ada kata terlambat, sudah saatnya Walikota Palembang selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) untuk mengevaluasi direksi, guna menjaga kwalitas ekosistem sumber-sumber airnya, terkhusus merevitalisasi sungai musi.

"Harus diingat serta disepakati bersama, bahwa sungai bukan tempat berkumpulnya ragam jenis sampah. Padahal Pemkot Palembang memeliki Perda Nomor 3 tahun 2015 tentang pengelolaan sampah, tapi lumpuh dalam pelaksanaanya, untuk apa perda itu disusun dan diterbitkan, bila tidak untuk dipatuhi," pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Operasional PDAM Tirta Musi, Cik Mit, mengaku, saat ini air sungai Musi sangat keruh. Hal itu disebabkan oleh curah hujan tinggi beberapa pekan terakhir.

"Kualitas air baku Sungai Musi untuk produksi PDAM Tirta Musi Palembang keruh. Akibat hujan yang tinggi, menyebabkan banjir dan berakibat partikel-partikel kotoran sampah hilir Sungai Musi air baku PDAM menjadi sangat keruh," kata Cik Mit, Rabu (18/12).

Walikota Palembang, Harnojoyo, ingatkan jajaran Direksi PDAM Tirta Musi untuk mencari solusi mengatasi sumber bahan baku air bersih PDAM yang keruh.

"Terkait dengan kekeruhan air Sungai Musi yang merupakan bahan baku air bersih segera diatasi, harusnya upaya mencari alternatif bahan baku selain dari Sungai Musi sudah ada, sebagai cadangan. Hal itu sangat penting bagi perusahaan untuk kesinambungan pelayanan ke masyarakat," katanya, saat memimpin rapat bersama direksi PDAM Tirta Musi, di Aula Utama PDAM Tirta Musi, Jumat (20/12).

    TAGS   :

Komentar Berita