Rabu, 16 Mei 2018 - 22:21:00 WIB - Viewer : 90

Antisipasi Makanan Bepormalin, Pemerintah dan BPOM Perketat Pengawasan

rep : AT.Putra/Ed:Feri

Ist

AMPERA.CO, Palembang - Antisipasi beredarnya makanan berpormalin dan mengandung zat berbahaya salama bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan BPOM Sumsel perketat pengawasan terhadap makanan yang dijual di pasar-pasar bedug.

Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib mengatakan, pengawasan ini kita lakukan untuk memastikan makanan yang dijual di pasar-pasar bedug sudah aman dikonsumsi konsumen, tanpa formalin dan sejenisnya.

"Kita harus selalu waspada dan antisipasi akan peredaran makanan berbahaya," katanya, saat menerima audiensi BPOM Provinsi Sumsel, Rabu (16/5). 

Secara teknis, sambungnya, pelaksanaan pengawasan akan melibatkan tim BPOM dan instansi terkait Pemkot Palembang. Seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang

"Nanti tim kita bersama BPOM akan keliling ke seluruh pasar bedug di Palembang, mengecek langsung kondisi makanan disana, jika memang ada pelanggaran, akan langsung ditindak," tegasnya.

Kepala BPOM Sumatera Selatan Dewi  Prawitasari mengatakan,  BPOM Provinsi Sumsel akan terus komitmen melakukan pengawasan terhadap pedagang-pedagang nakal yang memberikan bahan pengawet di dalam makanan yang dijualnnya. 

"Bersama Pjs Walikota Palembang kita tadi sudah sepakat untuk melakukan pengawasan bersama, dimana nanti kami akan melakukan sidak selain dinas terkait, Pemkot Palembang juga akan menyertakan Satpol PP untuk mengawal kami, sehingga jika ditemukan pedagang nakal, akan langsung ditindak," katanya.

Ia mengaku, dalam waktu beberapa hari ini pihaknya sudah berhasil melakukan tindakan terhadap 3 produsen tahu dan mie di Palembang  yang positif mengandung formalin. 

"Sudah kami tindak, dan berkasnya sudah kami serahkan kepada kejaksaan untuk segera disidang, kami berharap ini menjadi efek jera bagi produsen-produsen makanan nakal," pungkasnya.

    TAGS   :

Komentar Berita