Rabu, 15 Okt 2025 - 13:30:00 WIB - Viewer : 5468
Ayurisya Menjadi Delegasi International Young Future Leaders Summit (iFUTURE) Malaysia 2025
// Dihadiri YAB Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim
IST
AMPERA.CO, Kuala Lumpur - Ayurisya Dominata Dumiadi (Ayurisya) mendapat kehormatan terpilih sebagai delegasi untuk berpartisipasi dalam dialog dan kolaborasi pemimpin muda ASEAN mengenai masa depan pendidikan dan teknologi, dalam gelaran International Young Future Leaders Summit (iFUTURE) Malaysia 2025.
Ayurisya yang merupakan mahasiswi doktor di School of Social Sciences, Universiti Sains Malaysia (USM) dan salah satu awardee program Degree by Research dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), terpilih menjadi salah satu delegasi iFUTURE Malaysia 2025 yang merupakan Sidang Kemuncak Pemimpin Muda Masa Hadapan Antarabangsa yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi (KPT) Malaysia di Pusat Dagangan Dunia Kuala Lumpur dan dihadiri para mahasiswa yang berasal tidak kurang dari 50 negara didunia. Acara ini mendapat perhatian luas karena turut dihadiri oleh YAB Perdana Menteri Malaysia, Dato` Seri Anwar Ibrahim, yang menjadi pembicara utama dalam sesi "In Conversation with Prime Minister".
Ayurisya Dominata Bersama delegasi iFuture 2025 dari sejumlah negara, Kualalumpur, 13 Oktober 2025
Dalam pidatonya, YAB Perdana Menteri Dato` Seri Anwar Ibrahim menekankan bahwa pendidikan tinggi harus menjadi wahana utama dalam melahirkan masyarakat berilmu, berakhlak, dan berdaya saing untuk memperkukuh gagasan Malaysia MADANI. Beliau juga menyoroti pentingnya pemikiran bebas, kritis, dan keterbukaan dalam ruang akademik serta pentingnya ilmu, nilai, dan keadilan sebagai pilar utama dalam membangun peradaban.
“Tanda kejayaan sistem pendidikan ialah kesediaan membuka ruang berbicara secara terbuka, kreatif dan kritis,” ujar beliau dalam sesi dialog tersebut.
YAB Perdana Menteri juga menegaskan pentingnya pengembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), yang harus didasari nilai-nilai kemanusiaan dan etika agar tidak memperlebar kesenjangan digital. Ia menyeru mahasiswa untuk menjadi pembawa obor keadilan dan kemanusiaan sejagat, dengan semangat Malaysia MADANI.
Ayurisya Dominata Bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Malaysia, YB Dato` Seri Diraja Dr. Zambry Abd Kadir, Kualalumpur, 13 Oktober 2025
Sebagai delegasi dari Universiti Sains Malaysia, berkewarganegaraan Indonesia, Ayurisya Dominata Dumiadi menyampaikan gagasannya mengenai teori baru dalam kebijakan publik yang ia sebut dengan “Sustainable Public Policy” sebagai respons terhadap situasi dunia saat ini. Ia menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai keberlanjutan yang meliputi keadilan, kemanusiaan, dan keseimbangan hidup manusia dengan alam dan lingkungan.
“I found that many cases in the world today because of the lack of understanding about sustainable value, because if we talk about sustainable, or sustainability, or life balance, we talk about fairness, justice, human being, and life balance,” ujar Ayurisya.
jadi suatu negara tidak bisa dikatakan maju secara sempurna, tanpa pemahaman yang benar tentang keberlanjutan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya di bumi, meskipun mengalami kemajuan dalam teknologi dan AI tetap harus mempertahankan keberlanjutan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya dibumi sehingga terjaga secara seimbang dan harmoni.
Gagasan ini mencerminkan komitmennya terhadap pembangunan sosial yang berkelanjutan dan keadilan sosial, sekaligus menguatkan pesan pentingnya nilai kemanusiaan dalam kebijakan publik di forum internasional iFUTURE Malaysia 2025.
“Saya merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dari forum ini. Kehadiran YAB Perdana Menteri menjadi inspirasi besar bagi kami para pemuda pemudi serantau untuk membawa perubahan positif dunia yang berlandaskan nilai dan etika,” ungkap Ayurisya.

======
Ayurisya Dominata Dumiadi, Mahasiswa Doktor Political Science (Public Administration), School of Social Sciences, Universiti Sains Malaysia (USM), sekaligus penerima beasiswa Program Degree by Research BRIN, terpilih menjadi delegasi forum internasional International Young Future Leaders Summit (iFUTURE) Malaysia 2025.
Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia (KPT) ini dihadiri oleh YAB Perdana Menteri Malaysia, Dato` Seri Anwar Ibrahim, yang menekankan pentingnya ilmu, nilai, dan keadilan sebagai asas pembinaan masyarakat Malaysia MADANI. Forum ini menjadi platform penting pertukaran gagasan antara pemimpin muda serantau terkait masa depan pendidikan, teknologi, dan kemanusiaan.
Program Degree by Research BRIN sendiri merupakan inisiatif strategis untuk mendukung pendidikan tinggi berbasis riset yang terintegrasi dengan pengembangan kapasitas SDM unggul nasional. Program ini mendorong talenta muda untuk berkiprah di tingkat global dalam menghasilkan solusi inovatif berbasis ilmu pengetahuan.
Tentang iFUTURE Malaysia 2025: Diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia (KPT), International Young Future Leaders Summit (iFUTURE) adalah platform berimpak tinggi yang menghubungkan mahasiswa dan pemimpin muda internasional dengan pembuat kebijakan utama Malaysia, dalam rangka memperkukuh masa depan pendidikan, teknologi, dan kemanusiaan berlandaskan nilai-nilai Asia Tenggara.



