Jumat, 17 Okt 2025 - 10:39:00 WIB - Viewer : 4344

Bagindo: Tiga Nama Lolos UKK Tak Layak Pimpin Perumda Tirta Musi ?

Ed : Feri Y

Istimewa
Bagindo Togar BB

AMPERA.CO, Palembang - Tiga nama yang lulus Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) jabatan Dirut dan Direktur Umum dan Keuangan Perumda Tirta Musi mendapat kritik keras dari Pengamat politik dari Forum Demokrasi Sriwijaya (ForDes), Bagindo Togar BB.

Karena tiga nama yang dinyatakan lolos UKK dinilanya belum menunjukkan kapasitas yang memadai untuk memimpin perusahaan plat merah tersebut.

Adapun ketiga kandidat yang dinyatakan lolos untuk mengisi jabatan Dirut adalah, Muhammad Azharuddin, Oka Wriyadi Kurniawan, dan Teddy Andrian. 

"Mereka belum memenuhi syarat administratif dan kompetensi dasar untuk memimpin salah satu perusahaan air minum terbesar di Sumsel ini," kata Baginda. Jumat (17/10/2025).

Selain itu, sambung Bagindo, tiga nama yang lolos UKK untuk jabatan Direktur Umum dan Keuangan tidak layak dengan berbagai alasan, mereka yang lolos adalah Akhmad Mukhlis, Erwin Adyanto, dan Ferry Kurniawan

“Tiga nama yang muncul itu, saya lihat tidak memenuhi qualifikasi. Dari latar belakangnya, mereka tidak memiliki kompetensi yang cukup untuk menduduki posisi manajemen di PDAM Tirta Musi,” ujanya.

Karena itu menurutnya seleksi tiga calon Dirut dan Direktur Umum dan Keuangan Perumda Tirta Musi, harus dibatalkan dan dilakukan seleksi atau Kocok ulang dengan melihat Fortopolio, kompetensi dan kapabilitas yang mumpuni serta intelektual dari para calon.

Sambungnya, terkait jabatan Dirut Perumda Tirta Musi bukan hanya soal kemampuan administratif atau manajerial, tetapi juga harus memahami teknologi manajemen distribusi air, sistem perairan, serta aspek hidrologi. Karena itu, ia menilai penting agar jabatan strategis ini diisi oleh sosok yang benar-benar profesional dan berpengalaman di bidang air minum.

“Kalau kita ingin PDAM kembali berjaya seperti dulu di era kepemimpinan pak Syaipul DEA , maka harus dikembalikan pada orang yang paham teknis, terbebas dari kepentingan politik. Dulu, Tirta Musi jadi salah satu PDAM terbaik di Indonesia, bahkan jadi tempat studi banding bagi daerah lain,” ujarnya 

Bagindo juga menyoroti risiko besar yang bisa muncul apabila posisi tersebut tidak diisi oleh figur yang independen dan kompeten. Ia menilai, tanpa pemimpin yang berpengalaman di bidang pengelolaan air, kota Palembang bisa menghadapi krisis air dan menurunnya kualitas layanan air bersih.

“Kota sekelas Palembang tidak boleh mundur dalam hal pelayanan air. Kalau tidak tepat memilih pimpinan, kualitas air dan pelayanan bisa turun. Harus dilihat latar belakang pendidikan dan pengalaman calon, apakah memang relevan dengan bidang air minum,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan agar Pemerintah Kota Palembang dan tim seleksi berhati-hati dalam mengambil keputusan akhir. 

“Kita butuh orang yang mampu mengelola distribusi air secara efisien, menjaga kualitas, dan memastikan setiap rumah tangga mendapatkan layanan yang layak. Ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah publik,” pungkas Bagindo.

Untuk diketahui, mereka yang lolos UKK akan melakukan sesi tes terakhir yakni wawancara langsung dengan Wali Kota Palembang.

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • pali